Eksistensi.id Samarinda – Tim Sepak Takraw Kaltim harus menerima kenyataan pahit setelah tidak berhasil meraih medali dalam ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra Popnas) 2024 yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Meski demikian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma, tetap mengapresiasi keras usaha dan semangat juang para atlet yang telah berusaha maksimal.
“Memang tim Sepak Takraw Kaltim tidak berhasil meraih medali kali ini, namun saya sangat menghargai usaha keras para atlet. Mereka sudah memberikan penampilan terbaik mereka, dan itu yang lebih penting untuk kami,” ungkap Agus.
Agus menegaskan, meskipun hasil kali ini tidak sesuai harapan, perjuangan para atlet tidak boleh dipandang sebelah mata.
Ia menyatakan bahwa tim pelatih bersama atlet harus melakukan evaluasi menyeluruh agar bisa lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Kami akan terus melakukan latihan lebih intensif dan evaluasi mendalam. Dari sini kita akan mencari tahu apa yang perlu diperbaiki, serta bagaimana kita bisa lebih baik di pertandingan selanjutnya. Perjuangan para atlet tetap kami hargai,” lanjut Agus.
Menurut Agus, kegagalan dalam meraih medali bukanlah hal yang harus disesali.
Baginya, setiap pengalaman berkompetisi memberikan pelajaran berharga, yang dapat menjadi bekal untuk perbaikan di masa mendatang.
“Kegagalan ini bukan akhir dari segalanya. Sepak Takraw mengandalkan ketangkasan dan kerja sama tim yang solid. Pembinaan harus terus berlanjut, karena olahraga bukan hanya soal kemenangan, tapi juga membentuk karakter dan mental yang tangguh pada generasi muda,” tutup Agus.
Meskipun tim Sepak Takraw Kaltim gagal meraih medali di Pra Popnas 2024, semangat dan dedikasi para atlet tetap mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat Kaltim.
Dengan latihan yang lebih terstruktur dan evaluasi yang matang, diharapkan Kaltim dapat tampil lebih baik dan menunjukkan potensi mereka di ajang kompetisi berikutnya.
Penulis Ainunnisa