EKSISTENSI.id.KUKAR.Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menargetkan 8 desa persiapan di Kutai Kartanegara menjadi desa mandiri akan tuntas pada 2025 ini.
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto, pembentukan desa mandiri dari pemekaraan dari desa induk di Kukar saat ini tengah berproses, bahkan pemerintah dan DPRD telah koordinasi terkait hal itu ke pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, 8 desa persiapan itu diantaranya adalah Desa Sungai Payang dimekarkan menjadi Sungai Payang Ilir, Jembayan menjadi Jembayan Ilir, Kembang Janggut menjadi Kembang Janggut Ilir, Loa Duri Ulu menjadi Loa Duri Seberang, Muara Badak Ulu menjadi Badak Makmur dan Bangun Rejo menjadi Sumber Rejo, terkahir Kelurahan Mangkurawang dimekarkan menjadi Mangkurawang Darat.
“Regulasi berupa peraturan daerah sudah disusun, bahkan kita koordinasi dengan pemerintah pusat. Terkait dengan pemekaran desa Mangkurawang, pemerintah nantinya mengusulkan kode desa dan registrasi desanya, setelah keluar kode itu baru dibuat perdanya,”katanya.
Sementara 7 desa persiapan sudah masuk dalam tahapan evaluasi, dan nantinya akan diusulkan ke pemerintah Kalimantan Timur.
“Kami sudah melaksanakan rapat dengan 7 desa itu dan meminta untuk segera mengumpulkan dokumen evaluasi itu hingga Maret 2025 inj,” katanya.
Tahapan untuk menetapkan desa mandiri sangat panjang dan perlu proses, oleh karenanya ia meminta kepada pemerintahan desa untuk melengkapi syarat syarat yang sudah ditentukan.
Ia menyebut bahwa pemekaran wilayah memiliki dampak positif dalam berbagai sektor, baik peningkatan pelayanan ke masyarakat, peningkatan dan percepatan pembangunan infrastruktur dan lainnya.”Kita target 2025 ini desa persiapan sudah resmi jadi desa mandiri,” tegasnya.(adv)