Eksistensi.id Samarinda – Langkah serius dalam membangun birokrasi profesional dan berdaya saing terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, salah satunya melalui penambahan sumber daya manusia di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.
Sebanyak 68 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi bergabung sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kini menjadi bagian dari struktur pelayanan publik daerah.
Kehadiran para ASN baru ini bukan hanya menjawab kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin status kerja yang adil dan setara bagi pegawai non-PNS.
Para PPPK ini sebelumnya merupakan tenaga honorer yang telah lama mengabdi dan kini mendapatkan pengakuan formal atas kontribusinya.
“Ini bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi sebuah pengakuan terhadap dedikasi mereka selama bertahun-tahun. Kini mereka memiliki posisi yang setara dengan ASN lainnya, lengkap dengan hak dan tanggung jawab,” ujar Sri Wartini.
Ia menambahkan bahwa seluruh proses rekrutmen PPPK berjalan melalui mekanisme seleksi yang transparan dan berbasis merit, sebagaimana arahan nasional dalam reformasi birokrasi.
Dispora Kaltim, kata Sri, menaruh harapan besar agar para pegawai yang baru diangkat mampu menjadi motor penggerak layanan publik yang lebih responsif, khususnya di bidang kepemudaan dan olahraga.
“Kami ingin birokrasi yang tidak hanya memenuhi struktur, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman dengan cara kerja yang adaptif, profesional, dan berorientasi pelayanan,” jelasnya.
Rekrutmen ini disebut sebagai gelombang pertama, dan menurut rencana, masih ada 21 pegawai tambahan yang akan menyusul dalam proses pengangkatan berikutnya.
Dengan penguatan sumber daya manusia ini, Sri meyakini kinerja lembaga akan lebih optimal dalam menjangkau kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda dan olahraga di daerah.
“Penambahan SDM ini bukan sekadar memenuhi jumlah, tapi lebih dari itu: untuk membentuk lingkungan kerja yang kolaboratif dan sejalan dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK,”pungkas Sri Wartini.
Penulis Nisnun Editor Redaksi Eksistensi