Eksisistensi.id, Samarinda — DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota Samarinda menghadirkan program bantuan pendidikan hingga jenjang magister dan doktoral bagi putra-putri asli daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan dukungan pemerintah terhadap sektor pendidikan tidak hanya diperlukan bagi pelajar dan mahasiswa jenjang sarjana, tetapi juga untuk pendidikan lanjutan yang dinilai penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
Selain beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa, Abdul Rohim juga mengusulkan adanya bantuan pendidikan jenjang magister dan doktoral bagi putra-putri asli Samarinda.
Menurutnya, program tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu bersaing dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Yang pertama kami merekomendasikan agar Pemkot juga bisa membuat program beasiswa, baik untuk masyarakat miskin maupun yang berprestasi,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memang telah memiliki program bantuan pendidikan Gratispol.
Namun, Abdul Rohim menilai kuota dan cakupan program tersebut masih terbatas sehingga pemerintah kota perlu menghadirkan dukungan tambahan melalui skema beasiswa daerah.
“Masih ada kebutuhan masyarakat yang sepertinya juga perlu dibantu melalui mekanisme beasiswa dari Pemkot,” katanya.
Menurutnya, bantuan pendidikan hingga jenjang S2 dan S3 penting untuk mempersiapkan generasi muda Samarinda menghadapi persaingan di berbagai sektor, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal di masa mendatang.
Ia berharap pemerintah kota dapat mempertimbangkan program tersebut sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas generasi muda di Kota Samarinda.(adv/NFD)






Users Today : 513
Users Yesterday : 922
Views Today : 719
Total views : 530637
Who's Online : 2
