Eksistensi.id, samaa – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengusulkan agar sektor pariwisata dipisahkan dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini juga membawahi urusan kepemudaan dan olahraga.
Langkah tersebut dinilai dapat membuat pengembangan pariwisata berjalan lebih terarah, baik dari sisi program maupun penganggaran.
Sri Puji mengatakan, Kota Samarinda memiliki potensi wisata yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Karena itu, sektor tersebut memerlukan kelembagaan yang lebih fokus agar mampu mengoptimalkan pengelolaan destinasi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau dipisah, pengembangan pariwisata akan lebih fokus dan anggarannya juga lebih jelas,” ujarnya, Rabu (29/7/26).
Meski demikian, ia menegaskan pengembangan sektor pariwisata tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat di sekitar kawasan wisata ikut merasakan manfaat dari setiap program pembangunan yang dijalankan.
Selain aspek ekonomi, Sri Puji mengingatkan pentingnya memperhatikan dampak sosial dalam setiap pengembangan destinasi wisata.
Menurutnya, keberadaan permukiman, sekolah, rumah ibadah, hingga kondisi lingkungan sekitar harus menjadi bagian dari pertimbangan sebelum suatu kawasan dikembangkan.
Ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kepariwisataan. Dengan dukungan kelembagaan yang lebih kuat serta SDM yang kompeten, Sri Puji optimistis sektor pariwisata Samarinda dapat berkembang secara berkelanjutan, memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat PAD Kota Samarinda.(adv)





Users Today : 313
Users Yesterday : 673
Views Today : 444
Total views : 592726
Who's Online : 2
