Eksistensi.id, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia harus dimaknai sebagai kesempatan bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan bangsa.
Menurutnya, kemerdekaan yang diraih para pendiri bangsa bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi anugerah yang wajib disyukuri dan dijaga dari hal-hal yang bisa melemahkan nilai perjuangan.
“Kemerdekaan adalah anugerah terindah dari Tuhan. Tugas kita adalah mensyukurinya dan memastikan jangan sampai anugerah ini terganggu oleh hal-hal yang tidak penting,” ujar Abdul.
Ia menekankan, cita-cita kemerdekaan sudah jelas termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Amanat konstitusi itu menjadi pegangan kita. Kemerdekaan bukan hanya soal merdeka dari penjajahan, tetapi bagaimana bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat serta meningkatkan kecerdasan bangsa,” jelasnya.
Abdul menambahkan, dengan besarnya jumlah generasi muda saat ini, momentum demografi menjadi peluang emas untuk menjadikan mereka motor penggerak pembangunan.
“Kita ingin anak muda hadir sebagai pelopor, menjadi tulang punggung bangsa untuk mewujudkan cita-cita luhur para pendiri negara,” pungkasnya.(ADV)