Saturday, August 30, 2025
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
Advertisement Banner
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Agusriansyah Soroti Kurikulum Asing, Siswa Jadi Terasing di Negeri Sendiri

Redaksi Eksistensi by Redaksi Eksistensi
31 May 2025
0 0
Agusriansyah Soroti Kurikulum Asing, Siswa Jadi Terasing di Negeri Sendiri
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Eksistensi.id, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, mengkritisi arah kebijakan pendidikan nasional yang dinilainya terlalu berorientasi pada sistem pendidikan Barat.

Menurutnya, kurikulum saat ini belum sepenuhnya mencerminkan jati diri bangsa dan justru membuat peserta didik merasa terasing di negeri sendiri.

“Kita bukan bangsa Eropa. Setiap bangsa memiliki karakter historis dan sosial yang unik. Kurikulum kita harus bertumbuh dari realitas Indonesia, bukan meniru luar negeri secara mentah,” tegas Agusriansyah.

Politikus PKS ini, menekankan bahwa keberhasilan pendidikan ditentukan oleh seberapa jauh kurikulum mampu membentuk karakter dan identitas nasional.

“Pendekatan asing yang tak disesuaikan hanya akan menciptakan keterasingan dalam proses belajar,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah untuk mereformulasi kebijakan pendidikan agar lebih berpihak pada nilai-nilai lokal, sejarah bangsa, dan tantangan nyata yang dihadapi Indonesia ke depan.

Menurutnya, pendidikan nasional harus menjadi ruang pembentukan karakter, bukan sekadar reproduksi teori yang jauh dari konteks kehidupan masyarakat.

Tak hanya mengkritisi dunia pendidikan, Agusriansyah juga menyoroti minimnya partisipasi politik generasi muda.

“Setiap kebijakan yang menyentuh kehidupan masyarakat lahir dari proses politik, sehingga keterlibatan pemuda menjadi penting,” tuturnya.

“Anak muda jangan apatis. Semua aspek kehidupan kita ditentukan oleh keputusan politik. Kalau ingin perubahan, maka harus terlibat,” lanjutnya.

Ia pun menekankan pentingnya literasi digital di kalangan pemuda. Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup; generasi muda juga perlu dibekali kemampuan menyaring informasi, serta menjunjung etika dan integritas dalam bermedia.

“Pendidikan itu bukan hanya soal logika, tapi juga karakter. Kecerdasan harus sejalan dengan moralitas,” jelasnya.

Agusriansyah berharap generasi muda Indonesia mampu tampil sebagai agen perubahan yang tak hanya cerdas dan kritis, tetapi juga berani menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam menghadapi tantangan zaman.(ADV)

Penulis: Nurfa | Editor: Redaksi eksistensi

Previous Post

DPRD Kaltim Kawal Pembebasan Lahan Flyover Muara Rapak, Proyek Didorong Jadi Prioritas Utama

Next Post

Hamas Serius Tanggapi Keluhan Warga Mahulu, Infrastruktur Harus Jadi Prioritas

Next Post
Hamas Serius Tanggapi Keluhan Warga Mahulu, Infrastruktur Harus Jadi Prioritas

Hamas Serius Tanggapi Keluhan Warga Mahulu, Infrastruktur Harus Jadi Prioritas

Hasanuddin Mas’ud Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Wilayah Terpencil

Hasanuddin Mas’ud Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Wilayah Terpencil

PM Kubar dan Mahulu Masih Rendah, DPRD Kaltim Tekankan Pembangunan SDM

PM Kubar dan Mahulu Masih Rendah, DPRD Kaltim Tekankan Pembangunan SDM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

059537
Users Today : 306
Users Yesterday : 387
Views Today : 3213
Total views : 203729
Who's Online : 7
Your IP Address : 216.73.216.133

Recent News

Pemkab Kukar Siapkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia

Pemkab Kukar Siapkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia

30 August 2025
Firnadi Ajak Generasi Muda Jadi Pelaku Perubahan di Kaltim

Firnadi Ajak Generasi Muda Jadi Pelaku Perubahan di Kaltim

30 August 2025
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In