Saturday, August 30, 2025
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
Advertisement Banner
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Akhmed Reza: Longsor Sanga-Sanga Bukti Nyata Lemahnya Pengawasan Tambang

Dita_Redaksi by Dita_Redaksi
20 June 2025
0 0
Darlis Pattalongi Ingatkan: UKT Gratis Jangan Jadi Alasan Abai Mutu Pendidikan
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Eksistensi.id, Samarinda — Peristiwa tanah longsor yang menimpa jalur utama di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, menjadi pengingat atas lemahnya tata kelola lingkungan di daerah pertambangan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, yang mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk tidak menutup mata terhadap kerentanan di sekitar lokasi tambang.

“Ini bukan sekadar kejadian alam. Perlu investigasi mendalam apakah ada kaitannya dengan aktivitas tambang yang terlalu dekat dengan permukiman,” ujar Reza, Rabu (18/6/2025).

Reza menilai, aktivitas pertambangan yang beroperasi tanpa memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan telah menciptakan risiko bencana yang sangat tinggi. Ia menyebut, struktur tanah yang terganggu dan vegetasi yang rusak menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

Menurutnya, longsor kali ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menutup akses vital warga. Dampaknya langsung terasa pada sektor ekonomi, distribusi logistik, dan pelayanan masyarakat.

“Ketika jalur utama putus, roda kehidupan warga ikut terhambat. Pemerintah tidak bisa menunggu lama, perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Tak hanya soal tanggap darurat, Reza juga menyinggung perlunya pengetatan regulasi tambang. Ia menyoroti bahwa pengawasan terhadap izin usaha pertambangan (IUP) selama ini masih longgar, bahkan cenderung mengabaikan aspek keselamatan warga.

Ia meminta audit menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi dekat dengan pemukiman. “Industri tambang harus tunduk pada aturan. Kalau terbukti lalai, izinnya harus dicabut. Keselamatan warga jauh lebih penting daripada keuntungan sesaat,” katanya.

Lebih lanjut, Reza menekankan bahwa kebijakan penataan ruang harus segera dievaluasi agar lebih adaptif terhadap potensi bencana. Ia menegaskan DPRD Kaltim akan terus mendorong reformasi tata kelola lingkungan, termasuk memaksimalkan partisipasi publik dalam pengawasan tambang.

“Kita perlu sistem yang lebih tanggap terhadap risiko. Masyarakat harus dilibatkan, jangan sampai mereka hanya jadi korban tanpa suara,” jelasnya.

Reza juga mengajak warga untuk aktif melaporkan jika terdapat indikasi aktivitas tambang yang membahayakan lingkungan sekitar. Menurutnya, pengawasan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat sebagai garda terdepan.

“Ini momentum untuk koreksi menyeluruh. Jangan sampai kita biarkan tragedi berulang hanya karena kita lalai,” pungkasnya.(ADV DPRD KALTIM)

Penulis : Nurfa | Editor : Redaksi

Previous Post

Ekti Imanuel Soroti Lonjakan Mutasi Guru di Pedalaman, Dorong Putra Daerah Ambil Peran

Next Post

Yenni Eviliana Tekankan Persiapan Matang dan Profesional untuk Porprov Kaltim 2025 di Paser

Next Post
Darlis Pattalongi Ingatkan: UKT Gratis Jangan Jadi Alasan Abai Mutu Pendidikan

Yenni Eviliana Tekankan Persiapan Matang dan Profesional untuk Porprov Kaltim 2025 di Paser

Darlis Pattalongi Ingatkan: UKT Gratis Jangan Jadi Alasan Abai Mutu Pendidikan

Soroti Keterbatasan Tenaga Medis, Yenni Eviliana Desak Percepatan Perbaikan Layanan RSUD Kerang

Bupati Ingin Petani Kukar Bawa Pulang Ilmu dari PEDA

Bupati Ingin Petani Kukar Bawa Pulang Ilmu dari PEDA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

059455
Users Today : 224
Users Yesterday : 387
Views Today : 1991
Total views : 202507
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.216.133

Recent News

TPA Bekotok Hanya Mampu Tampung Sampah Satu Tahun ke Depan

TPA Bekotok Hanya Mampu Tampung Sampah Satu Tahun ke Depan

29 August 2025
DLHK Kukar Siapkan Sistem Klaster dan Edukasi Masyarakat Atasi Sampah

DLHK Kukar Siapkan Sistem Klaster dan Edukasi Masyarakat Atasi Sampah

29 August 2025
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In