Eksistensi.id Samarinda – Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), AA Bagus Surya Saputra, mengungkapkan harapannya agar Bapopsi dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang berpotensi membawa prestasi bagi Kaltim di masa depan, melalui serangkaian event dan program kerja yang direncanakan pada 2025.
“Kami berharap pada tahun 2025, dengan berbagai event yang akan digelar, kami dapat mencetak atlet-atlet baru yang berprestasi. Salah satunya adalah Popnas, yang akan menjadi ajang untuk mencari dan mengembangkan bakat dari usia dini,” ujar Bagus.
Bagus menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Bapopsi adalah bertanggung jawab dalam pembinaan, pembibitan, dan pengembangan prestasi olahraga pelajar.
Untuk itu, Bapopsi telah melakukan berbagai program penilaian bakat di sejumlah sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program ini melibatkan tim penilai yang berasal dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
“Untuk mengetahui potensi pelajar, kami melakukan penilaian bakat di lebih dari 10 sekolah, dengan melibatkan sekitar 500 pelajar. Hasil dari penilaian ini akan kami arahkan ke cabang olahraga yang sesuai dengan minat dan bakat mereka,” terang Bagus, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim.
Menurut Bagus, peran Bapopsi sangat penting dalam menjaring dan menyeleksi calon-calon atlet berbakat dari kalangan pelajar. Bapopsi tidak bertanggung jawab langsung dalam pembinaan cabang olahraga (cabor), namun berfokus pada pengarahan bakat dan seleksi awal, yang kemudian akan diserahkan kepada masing-masing cabor untuk proses pelatihan lebih lanjut.
“Bapopsi berfungsi sebagai lembaga yang menyeleksi bakat, bukan sebagai pembina cabor. Kami mengarahkan pelajar berdasarkan bakat mereka dan kemudian cabor yang akan melanjutkan pembinaan serta pelatihan, termasuk melakukan pertandingan untuk mengasah kemampuan mereka,” jelasnya.
Pada tahun 2024, Bapopsi telah melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya Rapat Kerja (Rakor) dengan pihak terkait, pemanduan bakat, serta penyelenggaraan kejuaraan antar pelajar, seperti futsal dan balap motor.
Bagus berharap kegiatan-kegiatan tersebut dapat mendukung pencapaian olahraga prestasi di Kaltim.
“Pada tahun 2024, kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, melaksanakan pemanduan bakat, dan menggelar kejuaraan antar pelajar. Semua ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga di kalangan pelajar Kaltim,” tutup Bagus. (Adv)
Penulis Ainunnisa editor Redaksi eksistensi