Eksistensi.id Samarinda – Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Bahri, mengimbau kepada para pemuda di Kaltim agar memanfaatkan masa muda mereka dengan sebaik-baiknya.
Ia menekankan pentingnya untuk terus belajar dan mengembangkan diri, karena masa muda adalah waktu yang paling tepat untuk membangun dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan yang akan berguna di masa depan.
“Saya berharap agar pemuda dapat memanfaatkan masa mudanya untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Jangan sampai waktu berharga ini terbuang begitu saja,” ujar Bahri.
Bahri juga mengingatkan agar pemuda Kaltim tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, namun juga menggali potensi diri mereka.
Menurutnya, setiap pemuda memiliki bakat dan minat yang berbeda, dan penting bagi mereka untuk mengenali dan mengembangkannya.
“Memahami minat dan bakat diri sendiri itu sangat penting. Setiap pemuda pasti memiliki talenta, meskipun kadang-kadang bakat tersebut belum terlihat atau masih tersembunyi. Itulah yang harus kita cari dan kembangkan,” jelas Bahri lebih lanjut.
Ia menambahkan, belajar bukan hanya tentang pendidikan formal, tetapi juga mencakup pengalaman hidup, keterampilan sosial, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.
Oleh karena itu, ia mendorong para pemuda untuk tetap terbuka terhadap berbagai kesempatan yang dapat mendukung pengembangan diri mereka.
Bahri menegaskan, Dispora Kaltim selalu berkomitmen untuk menyediakan berbagai program pelatihan, kegiatan pengembangan diri, serta kompetisi yang dapat membantu pemuda menggali potensi dan meningkatkan keterampilan mereka.
Dengan demikian, ia berharap para pemuda Kaltim dapat lebih aktif dan termotivasi untuk meraih prestasi yang membanggakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bahri berharap generasi muda Kaltim tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki sikap yang positif, disiplin, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Mari kita jadikan masa muda sebagai kesempatan untuk belajar, berprestasi, dan berkontribusi bagi daerah dan bangsa,” tutupnya.
Penulis Ainunnisa editor Redaksi eksistensi