Eksistensi.id KUTAI KARTANEGARA – Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, tengah menyiapkan program ambisius: pembangunan taman terpadu yang tidak hanya menghadirkan ruang hijau, tetapi juga difungsikan sebagai pusat kegiatan masyarakat dan pengembangan UMKM lokal.
Kepala Desa Bangun Rejo, Yuyun Porwanti, menyebut taman tersebut akan menjadi ikon baru desa. Fungsinya berlapis, mulai dari tempat rekreasi, sarana olahraga, hingga wadah bagi warga untuk berkreasi dan menggerakkan ekonomi kreatif.
“Taman ini akan jadi ruang publik terbuka. Warga bisa berolahraga, mencari hiburan, berkumpul, sekaligus menghidupkan UMKM. Bahkan, kami rancang jadi pusat informasi dan ruang berbagi ide,” jelas Yuyun, Selasa(5/8/2025).
Rencananya, taman dibangun di depan Balai Pertemuan Umum (BPU) Garuda. Fasilitas yang disiapkan meliputi jogging track, sarana olahraga, dan area khusus untuk kegiatan kreatif masyarakat.
Menurut Yuyun, pembangunan jalan desa telah mencapai 85 persen, sehingga kebutuhan kini bergeser pada ruang interaksi sosial yang terbuka, gratis, dan ramah untuk semua kalangan, terutama perempuan serta generasi muda.
“Banyak potensi anak muda dan mama-mama muda di sini yang belum terwadahi. Karena itu, kami ingin menciptakan ruang untuk belajar, berkreasi, dan menghasilkan sesuatu,” tambahnya.
Selain taman, desa juga mendorong kembali peran karang taruna serta program pemberdayaan berbasis pelatihan untuk meningkatkan kapasitas warga. Fokusnya adalah mencetak generasi muda yang lebih aktif sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kegiatan ekonomi desa.
Yuyun mengungkapkan, proposal pembangunan taman sudah diajukan ke pemerintah kabupaten. Meski anggaran realisasi belum pasti, ia tetap optimistis rencana ini bisa diwujudkan melalui dukungan lintas pihak.
Ia juga mengingatkan bahwa Bupati Kukar sebelumnya, Edi Damansyah, sangat mendukung pembangunan ruang publik desa, dan berharap semangat tersebut terus dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya.
“Yang kita butuhkan adalah ruang terbuka gratis yang bisa diakses semua orang. Saya ingin Bangun Rejo punya taman yang bukan hanya indah, tapi juga menjadi titik kumpul, tempat berkembang, dan memperkuat kebersamaan warga,” pungkas Yuyun.(adv)