Foto Kepala Desa Perdana, Pitoyo
Eksistensi.id.Kukar – Pemerintah Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut, menetapkan dua sektor prioritas pembangunan pada tahun 2025, yakni peningkatan infrastruktur jalan penghubung dan penguatan sistem pengelolaan sampah rumah tangga.
Kepala Desa Perdana, Pitoyo, menegaskan bahwa perbaikan akses jalan menuju Desa Muah menjadi program utama tahun ini. Kondisi jalan yang selama ini menghambat mobilitas warga dinilai perlu segera dibenahi.
“Jalan ini menjadi urat nadi bagi masyarakat kami. Perbaikannya sangat kami harapkan bisa memperlancar distribusi hasil pertanian dan mempercepat akses layanan antar desa,” ujar Pitoyo pada Selasa (5/8/2025).
Di sisi lain, persoalan lingkungan hidup turut menjadi perhatian. Meski telah berstatus sebagai desa mandiri, Desa Perdana masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Pemdes telah menyiapkan rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta pengadaan unit tempat sampah.
“Salah satu indikator desa mandiri yang belum kami penuhi adalah sistem pengelolaan sampah yang optimal. Tahun ini, kami berharap fasilitas yang dibutuhkan bisa mulai kami operasikan,” jelasnya.
Kendala saat ini berada pada terbatasnya sarana angkut. Untuk itu, pihak desa telah mengajukan permohonan kepada Bupati Kutai Kartanegara berupa proposal pengadaan kendaraan pengangkut sampah.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur dan lingkungan, Pemdes Perdana juga mulai mendorong pemberdayaan ekonomi melalui sektor perkebunan. Warga kurang mampu menjadi sasaran program dengan dukungan penyediaan lahan dan bibit tanaman.
Sebagai bagian dari evaluasi, Dana Desa yang selama ini dialokasikan sebesar 20 persen untuk ketahanan pangan akan ditinjau kembali bersama Badan Permusyawaratan Desa agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
“Kami tidak bisa melakukan perubahan secara instan. Tapi kami yakin, lewat perencanaan yang matang dan kerja sama dengan semua elemen, Desa Perdana bisa terus tumbuh sebagai desa yang lebih maju, bersih, dan mandiri,” tutupnya.(adv)