Eksistensi.id Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya membudayakan olahraga di kalangan masyarakat dengan menekankan pentingnya olahraga bersama.
Olahraga yang dapat dilakukan secara kolektif, seperti senam, jogging, dan olahraga tradisional, dianggap sebagai cara efektif untuk memotivasi warga agar lebih aktif berolahraga dan membangun kebersamaan.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Surya Saputra, mengungkapkan bahwa masyarakat Kaltim cenderung lebih tertarik pada jenis olahraga yang bisa dilakukan bersama, melibatkan seluruh keluarga, dan tidak terbatas pada kegiatan individu.
Kegiatan-kegiatan seperti senam massal, breakdance, hingga olahraga tradisional seperti bakiak atau tarik tambang, menurutnya, lebih mudah diterima dan dilaksanakan oleh warga dari berbagai kalangan.
“Olahraga bersama ini bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa memandang usia. Senam, jogging, dan olahraga tradisional adalah jenis aktivitas yang sangat disukai masyarakat Kaltim karena tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghubungkan mereka dalam semangat kebersamaan,” kata Bagus.
Bagus menambahkan, pada tahun 2023 hingga 2024, Dispora Kaltim telah menyelenggarakan sejumlah acara besar yang terbuka untuk masyarakat umum, seperti lomba senam aerobik dan olahraga tradisional dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas).
Acara tersebut mendapat sambutan luar biasa dari peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi, bahkan banyak yang membagikan momen kebersamaan mereka melalui media sosial.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa, peserta membludak dan banyak di antaranya yang memposting foto atau video di media sosial. Ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih menyukai olahraga yang melibatkan banyak orang dan dilakukan dengan suasana yang menyenangkan, seperti saat diputar lagu-lagu yang sedang populer. Ini adalah bukti bahwa olahraga bersama bisa menjadi budaya yang berkembang di Kaltim,” jelas Bagus.
Meski olahraga bersama terkesan mudah diterapkan, Bagus menyadari bahwa membudayakan olahraga secara berkelanjutan di masyarakat membutuhkan usaha yang konsisten.
Dispora Kaltim terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya olahraga, baik melalui komunitas-komunitas olahraga maupun melalui keterlibatan Duta Olahraga yang terjun langsung ke lapangan untuk membiasakan masyarakat dengan gaya hidup sehat.
“Kami terus melakukan pendekatan ke masyarakat dengan berbagai cara, termasuk melibatkan Duta Olahraga. Kami ingin memetakan jenis olahraga yang paling digemari dan menyosialisasikan manfaatnya secara lebih luas. Hingga saat ini, senam, breakdance, dan olahraga tradisional masih menjadi pilihan utama yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” tambahnya.
Bagus menegaskan bahwa selain memberikan manfaat fisik, olahraga bersama juga berfungsi mempererat hubungan antar individu dalam komunitas.
Dengan berolahraga bersama, masyarakat dapat saling mendukung dalam menciptakan gaya hidup sehat, sekaligus membangun rasa kebersamaan yang kuat di tengah kehidupan sosial yang semakin modern.
“Olahraga bukan hanya soal kebugaran tubuh, tetapi juga tentang menciptakan kedekatan sosial dan saling mendukung. Kami ingin menciptakan budaya olahraga yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di masyarakat,” ujarnya.
Dengan upaya yang terus dilakukan Dispora Kaltim, diharapkan olahraga bersama dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kaltim, dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan saling mendukung.
Program-program olahraga bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat akan terus digalakkan untuk membangun budaya olahraga yang berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Penulis Ainunnisa
Editor Redaksi eksistensi