Eksistensi.id Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berencana untuk membangun akses baru bagi kendaraan yang mengarah ke kompleks Gelanggang Olahraga (Gelora) Stadion Kadrie Oening, yang terletak di Sempaja Selatan, Samarinda, melalui Jalan Perjuangan.
Rencana tersebut disampaikan oleh Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Ahmad Juanda, yang berharap dapat memberikan kemudahan akses menuju fasilitas olahraga tersebut.
Juanda mengungkapkan hal itu ketika ditemui oleh awak media di Kantor Dispora Kaltim, Jalan KH Wahid Hasim, Sempaja Selatan, Samarinda.
“Pembuatan akses jalan baru ini, yang mengarah dari Jalan Perjuangan, adalah pilihan yang paling memungkinkan untuk dilaksanakan. Namun, kami masih perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Provinsi Kaltim, karena ini melibatkan aset daerah,” kata Juanda.
Dia menambahkan, pihaknya telah mengajukan rencana pembangunan master plan untuk Stadion Madya Sempaja pada tahun 2025.
Dengan demikian, arah pengembangan kompleks Gelora Stadion Kadrie Oening dan pemanfaatan lahan yang ada dapat terwujud sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan.
“Kami sedang merancang beberapa perencanaan dalam master plan Stadion Madya Sempaja, yang akan dilaksanakan pada tahun depan. Beberapa bangunan baru yang diperlukan akan segera dibangun, sesuai dengan kebutuhan yang ada,” jelas Juanda.
Juanda juga mengungkapkan bahwa permintaan untuk tambahan pintu masuk kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, ke kompleks Gelora Stadion Kadrie Oening telah sering disuarakan oleh masyarakat.
Bahkan, ada yang mengusulkan untuk dibangunnya jalan lingkar luar yang menghubungkan pintu-pintu masuk stadion.
“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat terkait kebutuhan tambahan akses. Mereka menginginkan adanya penambahan pintu masuk serta pembangunan jalan lingkar luar di sekitar Stadion Madya Sempaja,” ungkap Juanda.
Ia melanjutkan, pembangunan pintu masuk dari Jalan Perjuangan diperkirakan bisa dilakukan pada tahun 2026 atau 2027, tergantung pada kesiapan lahan yang akan digunakan, apakah hanya melibatkan lahan pemerintah provinsi atau juga lahan milik masyarakat.
“Jika lokasi untuk pembangunan akses sudah siap, kami akan segera memasukkannya dalam master plan dan dapat dilaksanakan tahun depan. Namun, jika belum, kami perkirakan pembangunan baru bisa dimulai pada 2026 atau 2027,” ujar Juanda.
Juanda berharap rencana pembangunan ini dapat segera terwujud, agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas olahraga yang ada di kompleks Gelora Stadion Kadrie Oening.
Selain itu, ia berharap acara bertaraf nasional akan semakin sering digelar di stadion tersebut, yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian di sekitar kawasan tersebut.
“Harapan kami, jika rencana ini berhasil, jumlah pengunjung dan pengguna fasilitas di Stadion Madya Sempaja akan meningkat. Tidak hanya acara lokal, tetapi juga acara nasional dapat sering dilaksanakan di sini. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di sekitar stadion,” tutup Juanda.
Penulis Ainunnisa editor Redaksi eksistensi