Infobenua.com.Samarinda – Dalam upayanya untuk melahirkan atlet berprestasi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menekankan pentingnya proses pembinaan yang konsisten dan jangka panjang.
Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK), mengungkapkan bahwa untuk mencapai prestasi olahraga tingkat dunia, dibutuhkan waktu dan dedikasi yang tidak singkat, bahkan bisa mencapai 10 tahun, terutama jika atlet dimulai sejak usia dini.
“Pembinaan atlet membutuhkan waktu yang panjang dan kerja keras dari pengurus olahraga, pelatih, serta atlet itu sendiri. Ini bukanlah proses yang instan, tetapi suatu perjalanan yang penuh tantangan,” ujar AHK (29/11/2024).
Menurutnya, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) merupakan landasan yang sangat penting dalam pengembangan olahraga Indonesia.
DBON dirancang untuk fokus pada pembinaan atlet sejak usia dini, dengan tujuan untuk menghasilkan atlet masa depan yang sudah dibina secara optimal sejak kecil.
“Penerbitan DBON adalah langkah penting yang memberi arah jelas untuk pembinaan olahraga nasional. Fokusnya adalah pada pengembangan atlet sejak usia dini untuk memastikan mereka siap bersaing di tingkat internasional,” terang AHK.
Lebih lanjut, AHK menegaskan bahwa peningkatan prestasi olahraga Indonesia adalah bagian dari strategi untuk membangun karakter dan harga diri bangsa.
Untuk itu, dibutuhkan ketekunan, komitmen, serta perencanaan yang matang dari semua pihak yang terlibat dalam dunia olahraga, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Untuk mencapai target dalam pembinaan dan pengembangan olahraga, diperlukan perencanaan yang matang, komitmen bersama, serta waktu yang cukup panjang agar para atlet dapat mengembangkan potensinya secara maksimal,” tutup AHK.(FDA)