Eksistensi.id, Samarinda – Ketua Pansus II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menegaskan pentingnya peran transportasi publik dalam menunjang sektor pariwisata di Kota Tepian.
Menurutnya, pemerintah kota harus hadir dalam memastikan kemudahan akses bagi wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan di Samarinda.
Dorongan tersebut muncul sebagai bagian dari pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengembangan dan Pengelolaan Daerah Wisata yang tengah digodok oleh DPRD. Salah satu usulan yang mengemuka adalah penyediaan bus pariwisata khusus yang bisa dioperasikan oleh pemerintah ataupun lewat kemitraan dengan pihak swasta.
“Kami ingin ada sistem transportasi wisata yang terintegrasi. Pemerintah bisa menyiapkan bus khusus atau bekerja sama dengan agen perjalanan. Yang penting, wisatawan bisa bergerak dengan mudah,” ujar Viktor.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, turut memperkuat gagasan tersebut dengan mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan pengadaan angkutan umum berbasis listrik. Ia menyebut, selain ramah lingkungan, moda transportasi ini juga sejalan dengan konsep pariwisata berkelanjutan yang tengah digaungkan pemerintah daerah.
“Untuk mendukung pengembangan pariwisata, kami usulkan pengadaan bus listrik. Ada dua rute utama dan dua rute feeder yang dirancang. Estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp50 miliar,” jelas Manalu.
Rencana tersebut diklaim sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mewajibkan penyediaan transportasi umum oleh pemerintah daerah.
Dishub berharap proyek ini bisa dimasukkan dalam rencana kerja tahun 2026, sekaligus menjadi bagian dari indikator kinerja wali kota di bidang pelayanan publik.
“Tahun depan kami targetkan mulai eksekusi. Transportasi publik ini tidak hanya penting untuk wisata, tapi juga pelayanan publik secara luas,” jelasnya.
DPRD melalui Pansus II memastikan bahwa usulan ini akan diakomodasi dalam draf Raperda. Selain memperlancar mobilitas wisatawan, kehadiran angkutan massal diharapkan dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi serta mendukung penataan kota yang lebih ramah lingkungan.(ADV)
Penulis : Dita | Editor: Eka Mandiri