Eksistensi.id, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menyoroti proses seleksi direksi Perusahaan Daerah (Perusda) yang sampai saat ini belum juga diumumkan hasilnya.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra, mendesak pemerintah provinsi untuk segera memberikan penjelasan terbuka mengenai jadwal pengumuman hasil seleksi tersebut.
Nurhadi menilai, keterlambatan pengumuman ini menunjukkan lemahnya komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas publik.
Ia menegaskan pentingnya percepatan proses seleksi agar Perusda dapat beroperasi dengan pimpinan definitif yang mampu memberikan arah strategis.
“Kekosongan jabatan direksi berpotensi menghambat kinerja Perusda, yang ujungnya berdampak pada pengembangan ekonomi daerah. Kami berharap pemerintah segera menjawab kekhawatiran ini dengan penjelasan yang jelas dan terbuka,” ujar Nurhadi, Jum’at (8/8/2025).
Selain itu, DPRD Kaltim juga merencanakan pemanggilan perwakilan Perusda dalam waktu dekat guna membahas rancangan anggaran 2026.
Menurut Nurhadi, kejelasan struktur manajemen sangat penting agar pembahasan anggaran berjalan efektif dan terarah.
“Kami tidak hanya butuh kepastian jadwal pengumuman, tapi juga ingin memastikan seluruh proses seleksi berlangsung akuntabel dan sesuai prinsip keterbukaan publik,” tuturnya.
Desakan ini sekaligus menjadi panggilan bagi pemerintah provinsi untuk meningkatkan transparansi dan memperkuat tata kelola perusahaan daerah demi mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kalimantan Timur.(ADV)