Eksistensi.id, Samarinda — Anggota DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahrudin, menegaskan bahwa generasi muda harus mengambil posisi strategis dalam mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menilai, keterlibatan pemuda akan sangat menentukan keberhasilan proyek nasional yang membawa perubahan besar bagi wajah Indonesia di masa depan.
Husni menyampaikan bahwa pembangunan IKN bukan sekadar pekerjaan konstruksi, melainkan proses panjang membentuk pusat pemerintahan yang modern, inklusif, dan berorientasi masa depan. Dalam proses tersebut, peran anak muda menjadi faktor kunci yang tidak boleh diabaikan.
“Pembangunan IKN adalah momentum sejarah. Kita membutuhkan pemuda yang tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi ikut bergerak serta memberikan sumbangsih nyata,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Ia menilai, IKN memiliki peluang besar berkembang menjadi kota yang inovatif dan kompetitif di tingkat internasional. Namun peluang tersebut hanya bisa diwujudkan melalui kontribusi aktif dari generasi muda yang adaptif dan kreatif.
Husni menegaskan, potensi kontribusi pemuda tidak sekadar terlibat dalam kegiatan pembangunan fisik. Mereka juga diharapkan dapat menjadi penyebar informasi positif, penggerak diskusi publik, serta pencetus ide-ide segar yang mendukung pengembangan IKN secara berkelanjutan.
“Dengan pemikiran kritis dan energi yang mereka miliki, pemuda dapat memberikan perspektif baru yang sangat dibutuhkan untuk membangun IKN yang ideal,” katanya.
Ia mengungkapkan optimisme bahwa IKN akan menjadi pendorong kemajuan bagi Kalimantan Timur. Menurutnya, dengan keterlibatan pemuda yang aktif dan terarah, provinsi ini memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia.
Husni juga mengajak generasi muda untuk turut berperan dalam mengawasi jalannya pembangunan.
Ia menyebut kolaborasi sesama pemuda akan memperkuat posisi Kaltim dalam pembangunan nasional dan meningkatkan daya saing daerah.
“Jika pemuda bisa bersatu dan bergerak dalam satu visi, saya yakin IKN akan menjadi simbol kebanggaan nasional dan membuka babak baru bagi kemajuan negeri,” tambahnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pembangunan IKN tidak terlepas dari tantangan. Karena itulah, pemuda sebagai agen perubahan perlu menjawab setiap dinamika dengan sikap bijak dan semangat kebersamaan.
“Perbedaan jangan menjadi penghalang. Dengan sinergi dan kerja bersama, pembangunan IKN akan berjalan lebih cepat dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” tutupnya.
Husni meyakini, melalui komitmen dan militansi generasi muda, IKN dapat dibangun sebagai kota masa depan yang menghadirkan perubahan positif bagi Kalimantan Timur dan Indonesia.
(Adv/DPRD Kaltim)








Users Today : 318
Users Yesterday : 493
Views Today : 610
Total views : 422266
Who's Online : 1
