Eksistensi.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kalti), Ekti Immanuel, memastikan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim membangun rumah sakit dan sekolah ustensi nggulan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).
“Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Gubernur Kaltim sudah tercantum pembangunan rumah sakit di Kubar dan Mahulu serta sekolah unggulan, namun syaratnya tanah harus dibebaskan oleh Pemerintah Kabupaten. Itu yang saya minta agar DPRD Kubar ikut mengawal,” ujar Ekti.
Ia menekankan bahwa pembangunan fasilitas publik tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi melalui tahapan yang sudah diatur. Sesuai RPJMD, tahap perencanaan dimulai 2026, pembangunan 2027–2028, dan diharapkan peresmian pada 2029.
“Memang butuh proses, tidak semudah membalik telapak tangan,” jelas Ekti yang juga wakil rakyat dari daerah pemilihan Kubar–Mahulu.
Menurutnya, DPRD Kubar memiliki peran penting dalam mengawal kesiapan lahan dan sinkronisasi program pembangunan.
“RPJMD Bupati juga harus sinkron dengan RPJMD Provinsi, jadi semua harus bergerak bersama,” tegas politisi Partai Gerindra ini.
Ekti berharap sinergi DPRD provinsi dan kabupaten dapat mempercepat realisasi pembangunan rumah sakit dan sekolah unggulan tersebut.
Dengan begitu, masyarakat Kubar dan Mahulu tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan berkualitas.
Rencana pembangunan ini merupakan bagian dari penjabaran visi-misi Gubernur Kaltim dalam RPJMD 2025–2029, yang menempatkan peningkatan akses kesehatan dan pendidikan sebagai prioritas utama.(ADV)