Eksistensi.id, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) optimistis target nasional penurunan prevalensi stunting dapat tercapai jika seluruh pihak serius dan konsisten menjalankan program yang telah disusun. Saat ini, angka stunting di Kaltim masih berada di kisaran 22 persen, jauh di atas target nasional 14 persen.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menilai langkah Pemerintah Provinsi yang mengintegrasikan penanganan stunting ke dalam dua program prioritas Gratispol dan Jospol merupakan bentuk komitmen konkret. Program ini sudah masuk dalam rencana kerja pembangunan daerah dan melibatkan pemerintah kabupaten/kota.
“Kalau kita serius dan semua komitmen, saya yakin target nasional bisa kita kejar. Minimal turun di bawah 14 persen seperti yang ditargetkan pemerintah pusat,” tegasnya, Sabtu (9/8/25).
Agusriansyah menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dibutuhkan kerja lintas sektor yang mencakup pendidikan, ekonomi keluarga, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan aktif dari semua elemen, mulai dari kepala daerah, perangkat desa, kader posyandu, hingga warga.
Ia juga menyoroti pentingnya pembaruan data stunting yang akurat agar bantuan dan intervensi benar-benar tepat sasaran.
Menurutnya, ketidaksinkronan data pusat dan daerah masih menjadi masalah yang dapat menghambat efektivitas program.
“Harus ada satu sistem data terintegrasi, sehingga kita tahu siapa yang harus dibantu, di mana lokasinya, dan seperti apa bantuannya,” ujarnya.
Komisi IV DPRD Kaltim memastikan akan mengawal pelaksanaan Gratispol dan Jospol, termasuk memastikan dukungan kebijakan, pengawasan, dan alokasi anggaran bersama TAPD serta mitra kerja terkait.
Agusriansyah berharap pemerintah pusat turut mendukung inisiatif daerah dengan pemberian dana insentif daerah (DID) berbasis kinerja, sehingga upaya penurunan stunting dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.
“Jika semua bergerak bersama, bukan mustahil target nasional tercapai lebih cepat. Anak-anak Kaltim harus tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.(ADV)