Eksistensi.id Samarinda – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menegaskan komitmennya terkait penanggulangan bencana alam serta pembangunan infrastruktur untuk tahun 2025.
Anggota Komisi III,Maswaedi, mengatakan bahwa fokus utama yang menjadi sorotan adalah kesiapan Kota Samarinda dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir yang masih menjadi masalah utama.
“Pada tahun ini telah diajukan usulan terkait kewaspadaan bencana kepada Pemerintah Daerah (Pemda), yang sudah dibahas dan akan terus menjadi fokus perhatian,” tegasnya, Jumat (14/03/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Maswaedi juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Wali Kota Andi Harun, berharap program-program penanggulangan bencana yang sudah berjalan dengan baik dapat dilanjutkan.
“Melihat dampak positif dari apa yang telah dilakukan selama ini, terutama di bidang drenase. Meski kondisi banjir di kota ini belum sepenuhnya hilang, kami berharap ada langkah-langkah yang lebih intensif untuk mengurangi titik-titik banjir,” tambahnya.
Maswaedi menyampaikan, pentingnya pembangunan infrastruktur yang lebih merata, terutama di daerah Samarinda Utara. Daerah yang masih tergolong berkembang ini membutuhkan perhatian serius terkait semenisasi jalan, drenase, dan penerangan jalan umum.
“Samarinda Utara masih tertinggal dalam hal infrastruktur dan kami berharap ada peningkatan, terutama di bidang pendidikan dan pengelolaan bencana yang semakin mendesak,” jelasnya.
Dengan berbagai inisiatif ini, diharapkan Samarinda dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan fokus pada penanggulangan bencana, infrastruktur, dan pemberdayaan sumber daya manusia.
Penulis Rezky Dani editor Redaksi eksistensi