Eksistensi.id, Samarinda – Menghadapi dinamika ekonomi yang makin kompleks, DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan perlunya strategi jangka panjang berbasis penguatan kualitas manusia dan sektor ekonomi rakyat.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyebut pembangunan ekonomi daerah tidak bisa dilepaskan dari investasi di sektor pendidikan, UMKM, dan pelatihan tenaga kerja.
Firnadi menilai bahwa ketahanan ekonomi lokal sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia serta kemandirian pelaku usaha kecil dan menengah.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan proyek-proyek fisik. Ketahanan ekonomi justru dibangun dari pondasi SDM yang kuat dan UMKM yang berdaya,” ujarnya, Selasa (5/8/25).
Ia menjelaskan, salah satu instrumen penting dalam memperkuat kualitas SDM adalah dengan memastikan lembaga pendidikan mendapatkan dukungan nyata melalui hibah yang tepat sasaran. Pendidikan yang berkualitas diyakini mampu mencetak generasi pekerja yang terampil dan kompetitif.
Tak hanya pendidikan, Firnadi menekankan pentingnya mendorong pertumbuhan UMKM yang menjadi pilar ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM perlu mencakup modal usaha, pelatihan manajemen, hingga fasilitasi akses pasar.
“UMKM ini tidak hanya soal dagang kecil-kecilan. Kalau kita kelola dan dampingi dengan baik, mereka bisa menyerap tenaga kerja dan jadi motor ekonomi lokal,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti perlunya desain pelatihan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Peningkatan kapasitas dan sertifikasi keterampilan dinilai sangat penting agar tenaga kerja lokal tidak tertinggal di tengah masuknya investasi berskala besar di Kalimantan Timur.
“Banyak tenaga kerja lokal kita yang sebenarnya potensial, hanya saja belum mendapat pelatihan yang memadai. Ini yang harus jadi perhatian bersama,” tegas Firnadi.
Firnadi memastikan, DPRD Kaltim melalui Komisi II akan terus memperjuangkan agar alokasi anggaran daerah mengakomodasi tiga sektor tersebut sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
“Kalau tiga sektor ini digarap serius pendidikan, UMKM, dan pelatihan kerja maka daya tahan ekonomi kita akan lebih kuat dalam jangka panjang,” pungkasnya.(ADV)