Eksistensi.id, Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud yang akrab disapa Hamas menyatakan keseriusannya dalam menanggapi keluhan masyarakat Mahakam Ulu (Mahulu) terkait keterbelakangan infrastruktur di wilayah mereka.
Menurut Hamas, kondisi Mahulu yang masih tertinggal dari sisi akses jalan, fasilitas umum, serta layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan merupakan persoalan mendesak yang harus menjadi perhatian bersama.
“Mereka menyampaikan soal keterbelakangan dan kekurangan infrastruktur di Mahulu. Ini memang harus jadi prioritas,” ujarnya, usai menerima perwakilan masyarakat Mahulu.
Mahulu, sebagai kabupaten termuda di Kaltim dan berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, memiliki posisi geografis yang sangat strategis.
Namun sayangnya, wilayah ini belum mendapatkan perhatian pembangunan yang seimbang.
“Melihat Mahulu yang berbatasan langsung dengan Malaysia, tentu butuh perhatian ekstra. Baik dari sisi pembangunan jalan, layanan telekomunikasi, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan,” lanjut Hamas.
Dalam pertemuan bersama Forum Peduli Masyarakat Mahulu beberapa waktu lalu, masyarakat menyuarakan keprihatinan atas lambannya pembangunan, sulitnya akses layanan kesehatan, serta minimnya kualitas pendidikan di wilayah mereka.
Menanggapi hal tersebut, Hamas menegaskan bahwa DPRD Kaltim akan menyuarakan aspirasi ini dalam forum-forum resmi legislatif.
Ia menekankan pentingnya keadilan anggaran untuk wilayah-wilayah perbatasan dan pedalaman.
“DPRD punya kewajiban moral dan konstitusional untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan. Jangan sampai Mahulu tertinggal terlalu jauh dari kota-kota besar di Kaltim,” tegasnya.
Hamas juga mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, legislatif, maupun masyarakat, untuk terus membangun komunikasi aktif demi kemajuan bersama.
“Pertemuan seperti ini penting untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai dan ditindaklanjuti. Kita harus bersama-sama dorong kemajuan yang merata di seluruh Kaltim,” pungkasnya.(ADV)
Penulis : Nurfa | Editor: Eka Mandiri