Saturday, August 30, 2025
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
Advertisement Banner
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Konflik Lahan Masif di Kaltim, DPRD Soroti Minimnya Sertifikat dan Lemahnya Perlindungan Warga

Dita_Redaksi by Dita_Redaksi
28 July 2025
0 0
Dampak Tambang Ancam Infrastruktur dan Keselamatan, DPRD Kaltim Minta Penataan Sistemik SDA
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Eksistensi.id, Samarinda — Sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan masih menjadi persoalan pelik di Kalimantan Timur (Kaltim).

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, mengungkapkan bahwa mayoritas pengaduan yang diterima pihaknya berkaitan dengan konflik agraria yang berakar pada lemahnya legalitas kepemilikan lahan masyarakat.

“Sekitar 70 persen masalah yang kami tangani adalah konflik lahan. Banyak warga yang tinggal dan mengelola tanah secara turun-temurun, tapi tak punya dokumen hukum yang sah,” ujar Salehuddin, Senin (28/7/2025).

Ia menekankan, ketiadaan sertifikat membuat posisi masyarakat sangat rentan saat berhadapan dengan ekspansi perusahaan besar maupun proyek strategis pemerintah.

Di lapangan, kerap ditemukan satu bidang tanah diklaim oleh lima hingga enam pihak berbeda karena tidak memiliki bukti sah kepemilikan.

Salah satu contoh krusial terjadi di Balikpapan, di mana proyek jalan tol tertunda akibat klaim tumpang tindih atas lahan yang belum bersertifikat.

Bagi Salehuddin, persoalan ini bukan hanya memperlambat pembangunan, tapi juga menciptakan ketidakadilan ekonomi.

“Tanah adalah aset ekonomi dan sumber penghidupan. Kalau statusnya tidak jelas, warga bisa kehilangan hak dan mata pencaharian secara tiba-tiba,” tegasnya.

Masalah tak hanya terjadi di level masyarakat. Salehuddin mengungkap bahwa aset milik Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri banyak yang belum tersertifikasi, termasuk sekolah, kantor layanan, dan lahan pertanian.

Ia mendorong Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama OPD terkait segera menuntaskan legalitas aset milik negara.

“Kalau aset pemerintah saja belum aman statusnya, bagaimana kita bisa lindungi hak masyarakat?” tuturnya.

Ia menambahkan, proses sertifikasi lahan kerap terhambat oleh persepsi masyarakat bahwa prosedurnya rumit, mahal, dan rawan pungli.

Padahal, menurutnya, inilah celah yang harus segera dijawab oleh pemerintah melalui pendekatan jemput bola.

“Pemerintah harus hadir lebih aktif. Sosialisasi dan pendampingan hukum harus diperkuat. Warga jangan dibiarkan berjuang sendiri,” ujar politisi asal Kutai Kartanegara tersebut.

Di akhir, Salehuddin menyerukan perlunya semangat kolektif dari seluruh pihak untuk menyelesaikan konflik agraria secara legal, adil, dan damai.

Tanpa kejelasan hukum atas tanah, ia menilai stabilitas sosial dan pembangunan di Kaltim akan terus diganggu oleh konflik laten yang tak kunjung usai.(ADV)

Previous Post

DPRD Kaltim Minta Kebijakan Anggaran Gubernur Lebih Seimbang, Olahraga dan Media Juga Perlu Diperhatikan

Next Post

Salehuddin Desak Penyelesaian Tapal Batas Daerah, DPRD Minta Kementerian Tidak Lepas Tangan

Next Post
Dampak Tambang Ancam Infrastruktur dan Keselamatan, DPRD Kaltim Minta Penataan Sistemik SDA

Salehuddin Desak Penyelesaian Tapal Batas Daerah, DPRD Minta Kementerian Tidak Lepas Tangan

Menuju Indonesia Emas 2045, RPJMD Kaltim Fokus Bangun Generasi dan Ekonomi

Menuju Indonesia Emas 2045, RPJMD Kaltim Fokus Bangun Generasi dan Ekonomi

Menuju Indonesia Emas 2045, RPJMD Kaltim Fokus Bangun Generasi dan Ekonomi

Dalam Paripurna ke-26, Ekti Desak Pemkab dan Pemprov Tangani Ketimpangan Akses Logistik Mahulu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

059541
Users Today : 310
Users Yesterday : 387
Views Today : 3410
Total views : 203926
Who's Online : 5
Your IP Address : 216.73.216.133

Recent News

Pemkab Kukar Siapkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia

Pemkab Kukar Siapkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia

30 August 2025
Firnadi Ajak Generasi Muda Jadi Pelaku Perubahan di Kaltim

Firnadi Ajak Generasi Muda Jadi Pelaku Perubahan di Kaltim

30 August 2025
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In