Eksistensi.id Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kota Bangun Ulu bersama Pemerintah Desa Kedang Murung berkolaborasi menghadirkan Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (LPJUTS) di Jalan Rapak Raden.
Pemasangan lampu dilakukan sepanjang jalan poros dari simpang tiga Kota Bangun Ulu menuju destinasi wisata Danau Tanjung Sarai.
Program ini terwujud dengan dukungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur serta Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Upaya ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur penerangan di wilayah pedesaan sekaligus mendukung aksesibilitas menuju kawasan wisata.
Pemasangan penerangan jalan juga merupakan aspirasi Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang menekankan pentingnya pembangunan akses menuju lokasi wisata. Selain itu, langkah ini juga diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan sektor pariwisata di daerah.
Kepala Desa Kota Bangun Ulu, Mulyadi, mengatakan bahwa penerangan jalan menuju Danau Tanjung Sarai akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antar desa menjadi kunci dalam memajukan potensi wisata dan menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan.
“Dengan adanya penerangan ini, perjalanan menuju Danau Tanjung Sarai akan lebih aman, nyaman, dan tentu menarik minat kunjungan wisata,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Kedang Murung, Junaidy, yang menilai kerja sama ini sebagai bentuk nyata komitmen bersama. Ia berharap pemasangan LPJUTS tidak hanya bermanfaat bagi warga setempat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
Selain meningkatkan aksesibilitas, pemasangan lampu tenaga surya ini juga menjadi langkah mendukung energi terbarukan. Infrastruktur ramah lingkungan tersebut sejalan dengan program pembangunan berkelanjutan yang tengah digalakkan di wilayah pedesaan.
“Pemasangan lampu tenaga surya menunjukkan bagaimana teknologi ramah lingkungan bisa diterapkan untuk kepentingan masyarakat luas,” jelas Junaidy.
Warga sekitar menyambut baik adanya penerangan jalan baru ini karena memudahkan mobilitas di malam hari. Fasilitas tersebut juga diyakini mampu memberikan rasa aman bagi pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.
Pemasangan LPJUTS dijadwalkan mulai dilakukan pada Senin, 18 Agustus 2025. Program ini menjadi bukti nyata komitmen kedua desa dalam mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus mengembangkan sektor pariwisata di Kutai Kartanegara.(adv)