Eksistensi.id.Kukar – Pemerintah Kecamatan Muara Muntai terus menggali beragam potensi lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain sektor perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi setempat, sektor UMKM dan pariwisata juga mulai dilirik sebagai peluang menjanjikan.
Camat Muara Muntai, Mulyadi, menegaskan bahwa kecamatannya memiliki kekayaan potensi yang belum tergarap secara optimal.
“Potensi utama kita ada di sektor perikanan. Tapi selain itu, kita juga punya potensi di sektor UMKM. Kemudian, dari sisi pariwisata juga sebenarnya punya potensi,” ujarnya pada Kamis (31/7/2025).
Ia menyebut, pihak kecamatan siap bersinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendorong pengembangan destinasi wisata yang ada. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar potensi wisata bisa dikembangkan secara terarah dan berkelanjutan.
“Tinggal bagaimana nanti kita bisa berkolaborasi dengan OPD-OPD terkait dalam rangka pengembangan tempat-tempat wisata yang ada,” jelasnya.
Tak hanya itu, sektor perkebunan juga dinilai menjanjikan, khususnya untuk pengembangan wisata kebun buah. Beberapa wilayah dinilai cocok untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata semangka dan tanaman buah lainnya.
“Beberapa lokasi tertentu bisa dikembangkan sebagai wisata kebun, terutama tanaman buah seperti semangka,” ungkap Mulyadi.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tidak semua wilayah Muara Muntai cocok dijadikan lahan pertanian maupun perkebunan. Beberapa desa memiliki karakteristik geografis yang berbeda, sehingga diperlukan perencanaan yang lebih selektif.
“Contohnya Desa Perian dan Desa Muara Leka, yang terletak di dataran lebih tinggi,” sebutnya.
Sementara desa-desa lainnya, mayoritas berada di sekitar sungai dan danau. Hal ini menjadikan daerah tersebut rentan terhadap perubahan muka air saat hujan deras terjadi.
“Kalau terjadi perubahan air di sungai, misalnya saat hujan deras, air bisa cepat naik,” pungkasnya.(adv)