EKSISTENSI.id.KUKAR. Untuk memastikan ketersedian bahan pokok menjelang lebaran dan mengetahui takaran minyak goreng kemasan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Polres Kutai Kartanegara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat di kota Tenggarong. Sidak dilakukan pada Rabu 12 Maret 2025, dipimpin Asisten I Setkab Kukar bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Taufik Hidayat, didapingi Kanit idak Satreskrim Polres Kukar Ipda I Putu Rindu Diantara, dan perwakilan Kodim 0906 Kukar,serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar.
Sejumlah tempat yang dilakukan sidak diantaranya adalah agen LPG dikawasan Jalan Cut Nyak Dien, kemudian pemeriksaan minyak goreng merk MinyakKita yang berada di kawasan Jalan Kartini dan Danau Murung.
Selanjutnya melakukan pemantauan stok beras di Jalan Toko KH Dewantara.”Stok LPG 3 kg aman hingga Lebaran, dengan harga jual di tingkat agen sesuai dengan harga eceran yang ditetapkan pemerintah. “ kata Asisten I Setkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat, seraya menambahkan bahwa harga ditingkat pengecer sedikit lebih tinggi,dan pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut.
Kemudian, ketersediaan beras di wilayah Kukar dipastikan cukup hingga Lebaran tanpa adanya fenomena panic buying. “Stok beras aman dan harga tetap stabil. Masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.
Sementara Kanit Idak Satreskrim Polres Kukar, Ipda I Putu Rindu Diantara, juga mengungkapkan bahwa sidak dilakukan untuk memeriksa ketersediaan minyak goreng kemasan. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan minyak goreng dengan volume yang tidak sesuai standar, yakni kekurangan 2 ml per liter. “Kami akan memanggil pemilik toko untuk memeriksa asal stok minyak goreng tersebut dan apakah mereka telah memeriksa takarannya sebelum dijual,” jelasnya.
Sidak ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan. Meskipun harga sembako masih terpantau stabil, pihak kepolisian akan memanggil beberapa pedagang untuk menelusuri asal pasokan barang, terutama minyak goreng dan LPG.
“Kita berharap harga dan stok bahan pokok aman dan terkendali,” katanya.(adv)