EKSISTENSI.id.KUKAR. Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara Sunggono mengungkapkan rumah sakit Muara Badak diperkirakan akan dioperasikan pertengahan tahun ini. Kini pembangunan sudah selesai 100 persen, tinggal pembangunan fasilitas pendukung lainnya.
“Bangunan utama sudah 100 persen selesai. Saat ini, fokus kami adalah menyelesaikan fasilitas pendukung, seperti ruang genset, rumah dinas dokter, jalan lingkungan, pagar, dan fasilitas lainnya,” ungkap Sunggono belum lama ini.
Selain itu, peralatan kesehatan (alkes) dan perabotan rumah sakit sudah tersedia. Pemerintah daerah menargetkan RS Muara Badak dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun ini.
“Jika semua berjalan sesuai rencana, kami berharap rumah sakit ini dapat beroperasi pada pertengahan tahun ini,” tambahnya.
Pembangunan RS Muara Badak ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Muara Badak dan sekitarnya, sekaligus mendukung pemerataan fasilitas kesehatan di Kutai Kartanegara.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kusnandar, menambahkan bahwa pembangunan rumah sakit yang sebelumnya dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) kini telah diserahkan ke Dinas Kesehatan. Beberapa pembangunan tambahan masih akan dilakukan tahun ini. “Beberapa alat kesehatan sudah masuk, namun masih ada kebutuhan lain, seperti rumah dinas dan fasilitas pendukung lainnya,” jelas Kusnandar.
Dia juga berharap perbaikan akses jalan dari luar ke rumah sakit dapat dilakukan tahun ini, karena sebelumnya kendaraan sulit mengakses area belakang rumah sakit. “Kami berencana melakukan kontrak untuk pembangunan tambahan dalam minggu ini,” tambahnya.(adv)









Users Today : 412
Users Yesterday : 982
Views Today : 1102
Total views : 444758
Who's Online : 6
