Eksistensi.id, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, memberikan dukungan penuh atas rencana Pemerintah Kota Samarinda mengembangkan RSUD Inche Abdoel Moeis menjadi rumah sakit bertaraf internasional.
Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah maju yang signifikan untuk pemerataan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Peningkatan status RSUD IA Moeis sebagai rumah sakit internasional menunjukkan kemajuan sektor kesehatan yang patut diapresiasi,” kata Subandi.
Pengembangan fasilitas ini dijalankan melalui kerja sama investasi dengan pihak swasta dari Australia, tanpa membebani anggaran daerah secara langsung.
Subandi meyakini bahwa dampak jangka panjang dari proyek ini jauh lebih besar dibanding keuntungan fiskal sesaat.
“Kota Samarinda akan memiliki fasilitas dan pelayanan yang memenuhi standar internasional, yang akan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” ujarnya.
Meski demikian, Subandi mengingatkan agar kemajuan ini tidak hanya menjadi milik kalangan tertentu saja. Ia menekankan pentingnya memastikan layanan kesehatan unggulan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang kurang mampu.
“Transformasi rumah sakit harus menjamin pelayanan yang merata dan tidak hanya menguntungkan kelompok tertentu,” tegasnya.
Menurut Subandi, pengembangan RSUD IA Moeis sejalan dengan program layanan kesehatan gratis yang sedang dijalankan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dianggap krusial untuk mewujudkan sistem kesehatan yang adil dan inklusif.
“Dengan kerja sama yang baik, kita berharap tidak ada lagi warga Samarinda maupun Kaltim yang kesulitan mengakses layanan kesehatan,” pungkas Subandi.(ADV)
Penulis : Nurfa | Editor: y Noni