Eksistensi.id, Samarinda — Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Subandi, menekankan pentingnya pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan bukan sekadar membangun infrastruktur atau mengejar angka pertumbuhan, tetapi harus berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup warga.
“Harapan kita semua adalah terciptanya masyarakat yang adil dan makmur. Setiap kebijakan pembangunan harus menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama,” ujar Subandi.
Sebagai wakil rakyat dari Samarinda, ia juga menekankan perlunya peran aktif pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sipil dalam memastikan pembangunan berjalan efektif.
Sinergi antarinstansi, kata Subandi, menjadi kunci agar setiap program pembangunan dapat memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Lebih jauh, Subandi menyoroti perlunya pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga penguatan aspek sosial dan ekonomi.
Misalnya, program pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi lokal harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur agar manfaatnya menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Pembangunan yang tidak menyentuh kualitas hidup masyarakat sejatinya belum berhasil. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi hal yang sangat penting agar tujuan pembangunan yang adil dan merata bisa tercapai,” tuturnya.
Ia menambahkan, DPRD memiliki peran strategis untuk mengawal jalannya program pembangunan agar tetap sesuai dengan prinsip keadilan sosial.
Dengan pengawasan yang tepat, Subandi yakin setiap proyek atau program akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
“Pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Semuanya harus bergerak selaras untuk memastikan setiap upaya yang dilakukan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(ADV)