Monday, February 23, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
Advertisement Banner
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Baba Soroti Maraknya Anak Punk di Balikpapan, Usul Tim Lintas Sektor untuk Perlindungan Anak yang Lebih Serius

Dita_Redaksi by Dita_Redaksi
26 July 2025
0 0
Baba Soroti Maraknya Anak Punk di Balikpapan, Usul Tim Lintas Sektor untuk Perlindungan Anak yang Lebih Serius
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Eksistensi.id, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Baba, melayangkan kritik keras terhadap lemahnya sistem perlindungan anak di Kaltim, menyusul maraknya keberadaan anak punk di sejumlah titik jalanan Kota Balikpapan.

Ia menyebut fenomena ini sebagai alarm sosial yang menandakan kegagalan sistemik negara melindungi kelompok rentan.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, kita akan kehilangan arah dalam membina dan melindungi generasi muda. Ini bukan cuma soal penertiban, ini tentang masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Menurutnya, anak-anak yang hidup di jalan dalam situasi subkultur punk sangat rentan menjadi korban kekerasan, eksploitasi, hingga kriminalisasi.

Ia menekankan pentingnya intervensi lintas sektor dan mendorong pembentukan tim khusus yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Kita perlu membentuk tim lintas sektor yang konkret—bukan hanya dinas dan KPAD, tapi juga kepolisian, tokoh masyarakat, hingga psikolog anak,” usulnya.

Lebih lanjut, Baba juga menyoroti minimnya kapasitas kelembagaan KPAD Kaltim, yang hanya diperkuat tujuh personel aktif. Menurutnya, angka ini jauh dari ideal untuk menangani berbagai persoalan anak di seluruh provinsi.

“Cuma tujuh orang untuk se-Kalimantan Timur? Itu tidak masuk akal, apalagi kasus-kasus makin kompleks dan masif,” kritiknya.

Ia juga menilai bahwa anggaran perlindungan anak saat ini masih jauh dari memadai. Baba mendorong adanya penambahan dana operasional untuk KPAD, agar lembaga ini bisa menjalankan fungsi edukasi, advokasi, hingga penjangkauan ke daerah-daerah yang rawan.

DPRD, kata Baba, siap mendorong penguatan KPAD lewat dukungan regulasi dan anggaran, selama ada komitmen serius untuk memperbaiki kinerja dan respons lapangan.

“Kita tidak mau KPAD hanya jadi lembaga formalitas. Harus aktif, proaktif, dan punya peta kerja yang jelas. Jangan cuma tunggu laporan, tapi jemput masalah di lapangan,” tuturnya.

Ia juga mewanti-wanti agar program perlindungan anak tidak berhenti di atas kertas atau sebatas rutinitas tahunan.

Menurutnya, kota-kota besar seperti Balikpapan membutuhkan pendekatan khusus karena tekanan sosial di wilayah urban jauh lebih kompleks.

“Ini saatnya semua pihak duduk bersama, karena ini bukan sekadar fenomena anak punk. Ini cerminan bahwa negara belum hadir cukup kuat di kehidupan anak-anak jalanan,” pungkas Baba.(ADV)

Previous Post

Andi Satya Soroti Ketimpangan Nakes di Kaltim, Krisis Ini Tak Bisa Dibiarkan

Next Post

Agusriansyah Desak Roadmap Perlindungan Anak Kaltim Tanpa Arah, Sistem Hanya Jadi Formalitas

Next Post
Agusriansyah Desak Roadmap Perlindungan Anak Kaltim Tanpa Arah, Sistem Hanya Jadi Formalitas

Agusriansyah Desak Roadmap Perlindungan Anak Kaltim Tanpa Arah, Sistem Hanya Jadi Formalitas

DP3A Kukar Perkuat Jaringan Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual

DP3A Kukar Perkuat Jaringan Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual

DP3A Kukar Percepat Respons Perlindungan Perempuan dan Anak

DP3A Kukar Percepat Respons Perlindungan Perempuan dan Anak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

155775
Users Today : 760
Users Yesterday : 982
Views Today : 3097
Total views : 446753
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.216.219

Recent News

Operasi Pekat Mahakam 2026, Polisi Sita 150 Botol Miras di Samarinda

Operasi Pekat Mahakam 2026, Polisi Sita 150 Botol Miras di Samarinda

21 February 2026
KUHP–KUHAP Baru Berlaku, Advokat Siap Dampingi Warga Sejak Tahap Awal

KUHP–KUHAP Baru Berlaku, Advokat Siap Dampingi Warga Sejak Tahap Awal

14 February 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In