Eksistensi.id, Samarinda – Pemanfaatan kawasan Tepian Mahakam oleh pelaku usaha dinilai membawa dampak ekonomi yang lebih luas dibanding sekadar persoalan besaran bagi hasil untuk perusahaan daerah.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyebut aktivitas usaha di kawasan tersebut telah membantu menghidupkan area tepian sungai sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan kafe hingga wahana wisata di Tepian Mahakam tidak bisa hanya diukur dari nominal keuntungan yang diterima Perumda Varia Niaga.
Ia menilai ada efek ekonomi lain yang turut dirasakan sejak kawasan tersebut mulai dikelola.
“Lapangan kerja terbuka, kawasan yang dulu tidak terurus jadi hidup lagi, dan masyarakat punya ruang usaha baru,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Samarinda menyoroti pola kerja sama pengelolaan usaha di Tepian Mahakam karena Perumda Varia Niaga disebut hanya memperoleh pembagian sekitar 10 persen dari kerja sama dengan pihak swasta.
Menanggapi hal itu, Iswandi meminta penilaian tidak dilakukan secara sepihak tanpa melihat sistem kerja sama secara menyeluruh.
Ia menjelaskan angka 10 persen yang dipersoalkan tersebut berasal dari pendapatan bruto atau pendapatan kotor, bukan keuntungan bersih usaha.
“Kalau dihitung dari keuntungan bersih, nilainya bisa jauh lebih besar,” katanya.
Ia juga menegaskan pihak pengelola usaha telah menanggung seluruh biaya investasi dan operasional di kawasan tersebut tanpa membebani perusahaan daerah. Mulai dari pembersihan lokasi, pemasangan fasilitas penunjang, hingga penataan kawasan dilakukan oleh pengelola.
Menurut Iswandi, sebelum dimanfaatkan sebagai area usaha, kondisi Tepian Mahakam disebut cukup terbengkalai dan kurang tertata.
Karena itu, ia menilai hadirnya pelaku usaha muda justru membantu mengubah kawasan tersebut menjadi lebih aktif dan menarik bagi masyarakat.
“Dulu kawasan itu tidak terurus. Sekarang mulai ramai dan jadi tempat masyarakat berkumpul,” ujarnya.
Politisi PDIP itu berharap pengembangan kawasan tepian sungai tetap didukung agar Tepian Mahakam dapat berkembang menjadi salah satu ruang publik dan ikon kota yang memberi manfaat ekonomi maupun sosial bagi warga Samarinda.(adv/NFD)






Users Today : 188
Users Yesterday : 537
Views Today : 317
Total views : 531016
Who's Online : 2
