Eksistensi.id, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa lima rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kaltim ditargetkan memperoleh pendapatan lebih dari Rp1 triliun pada tahun 2025. Hingga akhir Juli, realisasi pendapatan sudah mencapai 68 persen.
“Rata-rata kelima rumah sakit sudah tercapai 68 persen dan kita, optimis sampai akhir tahun target sebesar Rp1 triliun lebih dapat tercapai,” kata Darlis.
Lima rumah sakit tersebut adalah RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, RSUD Aji Muhammad Salehuddin (AMS) II Samarinda, RS Mata Kaltim, serta RSJD Atma Husada Mahakam.
RSUD AWS Samarinda saat ini sedang menyelesaikan pembangunan Gedung Pandurata yang ditargetkan selesai akhir tahun 2025. Gedung tersebut tengah dalam tahap pemasangan alat kesehatan dan nantinya sejumlah layanan poliklinik akan dipindahkan untuk mempercepat pelayanan serta mengurangi antrean pasien.
Sementara itu, RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan telah merampungkan pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu. Gedung ini belum dapat beroperasi karena alat kesehatannya masih dalam tahap penganggaran. Jika sudah difungsikan, fasilitas tersebut ditargetkan menjadi pusat rujukan layanan jantung terbesar di kawasan timur Indonesia.
Darlis menegaskan, peningkatan fasilitas dan pendapatan rumah sakit harus berjalan beriringan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
“Harapannya masing-masing rumah sakit terus meningkatkan pendapatannya, tanpa mengurangi aspek kualitas pelayanan,” ujarnya.(ADV)