Eksistensi.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemrov Kaltim) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun aparatur yang cakap dan kompeten.
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, mengajak seluruh ASN untuk tidak berhenti belajar dan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah disiapkan pemerintah, salah satunya melalui program Gratispol.
Program ini merupakan dukungan pembiayaan pendidikan tanpa biaya yang disediakan Pemprov Kaltim untuk membantu ASN melanjutkan studi formal.
Rudy menyebutkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur sudah menjadi tuntutan saat ini, terutama menghadapi perubahan tata kelola birokrasi yang semakin kompleks.
“ASN harus siap menghadapi perkembangan zaman. Saya mendorong seluruh aparatur untuk terus memperkuat kemampuan dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Melanjutkan pendidikan adalah salah satu cara yang paling baik,” ujar Rudy, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, pengembangan pendidikan tidak boleh berhenti di satu titik. Aparatur yang sudah menyelesaikan jenjang S1 diharapkan berani melangkah ke pendidikan magister, dan lulusan S2 dapat meneruskan hingga program doktoral.
Pemprov, kata Rudy, akan memberikan rekomendasi resmi sebagai syarat mengikuti program Gratispol.
Ia menekankan bahwa Gratispol bukan hanya sekadar fasilitas belajar, melainkan bagian dari strategi Kaltim menyiapkan ASN yang mampu beradaptasi dengan standar pelayanan publik yang semakin tinggi.
“Kita membutuhkan aparatur yang bisa menjawab tantangan birokrasi modern. Peningkatan kualitas ini akan bermuara pada pelayanan publik yang semakin profesional,” tambahnya.
Rudy juga menyoroti bahwa investasi pada pendidikan ASN adalah langkah jangka panjang yang akan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah.
“Ini bukan sekadar kenaikan jenjang pendidikan. Ini adalah langkah mempersiapkan diri untuk kontribusi yang lebih besar bagi daerah,” tutupnya.(ADV/Nurfa)







Users Today : 244
Users Yesterday : 641
Views Today : 1152
Total views : 492816
Who's Online : 1
