Thursday, April 30, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
Advertisement Banner
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Kampung KB Banyak yang Mangkrak, DPRD Samarinda Khawatir Ledakan Penduduk Mengancam APBD 2030

Dita_Redaksi by Dita_Redaksi
29 April 2026
0 0
Kampung KB Banyak yang Mangkrak, DPRD Samarinda Khawatir Ledakan Penduduk Mengancam APBD 2030
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Eksistensi.id, Samarinda — Program Keluarga Berencana (KB) di Kota Samarinda menghadapi dua persoalan sekaligus anggaran yang sangat minim dan rekam jejak program sebelumnya yang belum optimal.

DPRD Kota Samarinda pun angkat suara, mengingatkan bahwa kelalaian hari ini berpotensi menjadi krisis besar di masa depan.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menegaskan program pengendalian penduduk memiliki peran strategis yang tidak bisa dikesampingkan. Namun tanpa dukungan anggaran yang memadai, program itu tidak akan pernah berjalan efektif.

“Program ini tidak akan bisa jalan kalau tidak ada anggaran. Sementara untuk 2026 ini anggarannya sangat minim,” ujar Anhar, Rabu (29/4/2026).

Dampak dari lemahnya pengendalian penduduk memang tidak langsung terasa. Namun Anhar mengingatkan, jika laju pertumbuhan tidak dikendalikan dari sekarang, tekanannya akan merambat ke berbagai sektor kesehatan, BPJS, ekonomi, hingga lapangan kerja.

“Kalau terjadi ledakan penduduk di 2030, APBD kita bisa jebol. Ini bukan ancaman kosong, tapi risiko nyata yang harus diantisipasi dari sekarang,” tegasnya.

Minimnya anggaran saat ini juga tidak lepas dari catatan kinerja program sebelumnya. Evaluasi Kampung KB menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi alokasi anggaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) di tahun-tahun berikutnya.

“Tahun 2023 ada 20 Kampung KB, tapi yang benar-benar berjalan hanya lima. Sisanya lebih banyak seremonial hanya plang dan baliho,” ungkap Anhar.

Temuan tersebut bahkan tercatat dalam hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang turut menjadi dasar penyempitan anggaran DPPKB saat ini. Meski demikian, DPRD tetap membuka ruang dukungan selama program yang diajukan terbukti berdampak nyata.

“Kalau mau mencapai target, harus dibarengi anggaran. Mustahil program bisa jalan tanpa itu,” tegas Anhar.

Kepala DPPKB Kota Samarinda, drg. Deasy Evriyani, menegaskan program KB saat ini tidak lagi sekadar soal pembatasan jumlah anak. Fokusnya telah bergeser pada peningkatan kualitas keluarga secara menyeluruh melalui edukasi yang berkelanjutan.

“Keluarga berencana bukan sekadar membatasi, tapi bagaimana menciptakan keluarga yang berkualitas. Dua anak lebih baik, lebih sehat, dan lebih berkualitas,” ujarnya.

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau konsultasi dapat mengakses layanan Sapa KB secara gratis, yang telah terintegrasi dengan call center 122.

“Tinggal hubungi nomor layanan kami, operator siap membantu dari pagi sampai sore,” pungkas Deasy.(adv)

Previous Post

PAD Varia Niaga Hanya Rp500 Juta, DPRD Samarinda Dorong Perubahan Skema Pengelolaan

Next Post

Bagi Hasil Hanya 10 Persen, DPRD Samarinda Pertanyakan Skema Usaha Varia Niaga di Teras Samarinda

Next Post
Bagi Hasil Hanya 10 Persen, DPRD Samarinda Pertanyakan Skema Usaha Varia Niaga di Teras Samarinda

Bagi Hasil Hanya 10 Persen, DPRD Samarinda Pertanyakan Skema Usaha Varia Niaga di Teras Samarinda

Tiga OPD Samarinda Kosong di Dashboard WFH, Komisi I DPRD Siap Evaluasi Sekretariat Dewan

Tiga OPD Samarinda Kosong di Dashboard WFH, Komisi I DPRD Siap Evaluasi Sekretariat Dewan


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

192874
Users Today : 272
Users Yesterday : 384
Views Today : 390
Total views : 512359
Who's Online : 3
Your IP Address : 216.73.217.33

Recent News

Tiga OPD Samarinda Kosong di Dashboard WFH, Komisi I DPRD Siap Evaluasi Sekretariat Dewan

Tiga OPD Samarinda Kosong di Dashboard WFH, Komisi I DPRD Siap Evaluasi Sekretariat Dewan

29 April 2026
Bagi Hasil Hanya 10 Persen, DPRD Samarinda Pertanyakan Skema Usaha Varia Niaga di Teras Samarinda

Bagi Hasil Hanya 10 Persen, DPRD Samarinda Pertanyakan Skema Usaha Varia Niaga di Teras Samarinda

29 April 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In