Eksistensi.Id, KUTIM – Pelaksanaan berbagai program pembangunan di tingkat desa di Kecamatan Sangatta Utara hingga September 2026 disebut telah mencapai sekitar 95 persen. Sejumlah kegiatan tersebut di antaranya menyasar pembangunan infrastruktur lingkungan yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, mengatakan capaian tersebut diketahui setelah pihak kecamatan menyelesaikan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap seluruh desa di wilayahnya.
“Alhamdulillah sudah 95 persen itu terealisasi dan manfaatnya kepada masyarakat luar biasa, karena banyak jalan-jalan lingkungan yang sudah disemenisasi dan sudah dinikmati masyarakat,” ujar Hasdiah, Jumat (18/9/26).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur lingkungan menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan program di tingkat desa. Jalan lingkungan yang sebelumnya membutuhkan penanganan secara bertahap kini telah mendapat pembangunan maupun semenisasi.
Kecamatan melakukan pendampingan sekaligus pengawasan untuk melihat kesesuaian antara program yang direncanakan dengan pelaksanaan di lapangan. Proses tersebut dilakukan melalui monev terhadap kegiatan pemerintahan dan pembangunan di desa maupun kelurahan.
Untuk tingkat desa, seluruh proses pendampingan dan monev telah diselesaikan. Sementara evaluasi terhadap kegiatan di kelurahan masih dalam proses penyelesaian.
“Untuk desa ini sudah 100 persen kami dampingi, sudah selesai monevnya. Tinggal kelurahan, mungkin dua hari lagi selesai,” kata Hasdiah.
Ia menjelaskan, monev tidak hanya dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan secara fisik. Kecamatan juga memastikan program yang dilaksanakan tetap mengacu pada perencanaan serta memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Setelah tahapan di desa selesai, Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara akan menuntaskan monitoring terhadap kegiatan di kelurahan. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bagian dari pembinaan dan pengawasan kecamatan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat bawah.
Hasdiah berharap program yang telah dilaksanakan tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan maupun laporan administrasi. Menurutnya, hasil pembangunan harus dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung.
“Dengan capaian realisasi sekitar 95 persen, pemerintah kecamatan masih melanjutkan pengawasan hingga seluruh tahapan kegiatan di wilayah Sangatta Utara dapat dievaluasi,” tandasnya.(adv/Kutim/Nurfa)








Users Today : 138
Users Yesterday : 161
Views Today : 285
Total views : 624718
Who's Online : 3
