Eksistensi.id, Samarinda – Aksi pembobolan dua mesin ATM di sebuah minimarket Jalan Cendana, Samarinda, menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Kepolisian diminta meningkatkan patroli untuk mengantisipasi tindak pencurian dan menjaga keamanan masyarakat.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (1/11/2026) itu diduga dilakukan dengan cara menjebol bagian atap dan plafon minimarket. Setelah berhasil masuk ke dalam gerai, pelaku membobol dua mesin ATM. Hingga kini, nominal uang yang hilang belum diketahui.
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menilai aksi pencurian tersebut menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan keamanan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kejadian kriminal yang berlangsung di sekitar fasilitas umum dapat menimbulkan kekhawatiran warga.
“Maling-maling sekarang semakin canggih. Kita minta aparat kepolisian lebih meningkatkan lagi patrolinya. Kalau terjadi seperti ini, masyarakat menjadi waswas dengan kondisi keamanan di sekitar kita,” ujarnya.
Samri juga mengaitkan kejadian tersebut dengan pencurian kabel DC yang belakangan ramai diperbincangkan. Ia menilai modus yang menyerupai aktivitas proyek membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap kegiatan mencurigakan di lingkungan sekitar.
Selain meminta kepolisian meningkatkan patroli, Samri mendorong pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap upaya pengamanan di Samarinda. Menurutnya, penanganan persoalan keamanan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar masyarakat merasa terlindungi.
“Kepolisian menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat. Pemerintah daerah juga perlu men-support upaya tersebut,” terangnya.(adv/DPRD/Nurfa)









Users Today : 866
Users Yesterday : 2081
Views Today : 1136
Total views : 685771
Who's Online : 5
