Eksistensi.Id, SANGATTA – Keterlambatan pengadaan seragam dan buku gratis pada 2024 menjadi salah satu latar belakang munculnya kembali stok seragam lama di koperasi salah satu SMP Negeri di Kecamatan Sangatta Utara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Mulyono, mengatakan pengadaan seragam dan buku gratis saat itu terkendala waktu pencairan anggaran yang terlambat.
“Persoalan ini muncul kan gara-gara persoalan anggaran, ini kemarin lambat,” ujar Mulyono, Selasa (15/9/26).
Ia menjelaskan, anggaran pengadaan seragam dan buku gratis pada 2024 baru tersedia melalui skema anggaran perubahan. Akibatnya, sebagian sekolah belum dapat menerima bantuan tersebut pada awal tahun ajaran.
Kondisi itu kemudian menjadi salah satu faktor ditemukannya kembali stok seragam lama di koperasi sekolah. Namun, Mulyono menegaskan keterlambatan pengadaan tidak dapat dijadikan alasan bagi sekolah untuk menjual seragam kepada siswa.
Larangan penjualan seragam maupun buku melalui koperasi, panitia kelas dan guru telah diberlakukan Disdikbud Kutim sejak 2024.
“Sekolah sebenarnya sudah tidak diperkenankan berjualan sejak kebijakan itu diterapkan,” katanya.
Mulyono mengatakan Disdikbud telah menerbitkan surat teguran setelah kembali menemukan praktik penjualan seragam di salah satu SMP Negeri di Sangatta Utara. Barang-barang yang berada di koperasi sekolah juga telah dikeluarkan setelah pihak dinas melakukan konfirmasi dan memberikan teguran.
Untuk mencegah persoalan serupa kembali terjadi, Mulyono menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, terkait perbaikan sistem penganggaran seragam dan buku gratis.
Ia berharap pengadaan pada 2027 dapat dilakukan dengan pencairan anggaran yang lebih tepat waktu sehingga sekolah tidak kembali menghadapi kekosongan bantuan pada awal tahun ajaran.
“Harapannya nanti penganggaran bisa lebih tepat waktu sehingga persoalan seperti ini tidak kembali terjadi,” ujarnya.(Adv/Kutim/Nurfa)








Users Today : 113
Users Yesterday : 161
Views Today : 200
Total views : 624633
Who's Online : 4
