Eksistensi.Id, KUTIM – Kualitas pembelajaran di sekolah menjadi salah satu perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mengembangkan layanan pendidikan.
Penguatan dilakukan dengan melihat kebutuhan berbagai pihak yang terlibat dalam pendidikan. Tenaga pendidik menjadi salah satu sasaran karena peran guru berkaitan langsung dengan bagaimana proses belajar berlangsung di dalam kelas.
Kepala Disdik Kutim Mulyono menyebut, guru perlu mendapat dukungan agar mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Pada saat yang sama, siswa harus memperoleh ketenangan dan kenyamanan selama mengikuti pendidikan.
“Program kita ada guru kita sasar, murid kita sasar, orang tua kita sasar. Bagaimana guru bisa mengajar dengan menyenangkan, bagaimana orang tua bisa diringankan, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan tenang,” kata Mulyono, saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, perhatian terhadap guru tidak berdiri sendiri. Proses pembelajaran yang berjalan baik juga membutuhkan lingkungan sekolah yang mendukung. Karena itu, kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan turut menjadi bagian dalam pengembangan layanan yang dilakukan Disdik Kutim.
Fasilitas yang memadai diharapkan dapat menunjang aktivitas guru saat memberikan pembelajaran sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi siswa untuk mengikuti kegiatan di sekolah.
Di luar kegiatan pembelajaran, Disdik juga memasukkan orang tua dalam sasaran program pendidikan. Salah satu perhatian yang diberikan berkaitan dengan biaya yang berpotensi menjadi tanggungan keluarga.
Mulyono mengatakan, pemerintah daerah berupaya agar kebutuhan pembiayaan pendidikan dapat ditekan sehingga masyarakat tidak terbebani oleh berbagai sumbangan.
“Seminimal mungkin jangan sampai ada sumbangan-sumbangan untuk pembiayaan. Semua kalau bisa kita gratiskan,” ujarnya.
Bagi Disdik Kutim, keberhasilan layanan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kegiatan belajar di ruang kelas. Dukungan bagi guru, kondisi lingkungan sekolah, ketenangan siswa serta keterjangkauan pendidikan bagi keluarga menjadi unsur yang perlu berjalan secara beriringan.
“Perhatian terhadap sejumlah unsur tersebut diarahkan untuk memperkuat penyelenggaraan pendidikan di Kutim agar manfaat program dapat dirasakan oleh seluruh pihak yang terlibat,” tandasnya.(adv/Kutim/Nurfa)










Users Today : 443
Users Yesterday : 437
Views Today : 606
Total views : 629836
Who's Online : 2
