Saturday, April 11, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
Advertisement Banner
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Darurat Musiman Tanpa Antisipasi, Damayanti Ajak Bangun Budaya Cegah DBD Sejak Dini

Dita_Redaksi by Dita_Redaksi
28 June 2025
0 0
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Eksistensi.id, Samarinda – Wabah demam berdarah dengue (DBD) kembali mencuat sebagai krisis tahunan di Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kaltim, Damayanti, menyebut kondisi ini sebagai cerminan lemahnya budaya antisipasi dalam tata kelola kesehatan masyarakat, baik di tingkat pemerintah daerah maupun lingkungan warga.

Data terbaru yang diterima menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD sepanjang semester pertama 2025 telah menembus angka seribu, dengan satu kasus meninggal dunia.

Bagi Damayanti, angka ini seharusnya cukup untuk menyadarkan semua pihak bahwa DBD bukan sekadar fenomena musiman, melainkan persoalan serius yang menuntut pola pencegahan yang berkelanjutan.

“DBD ini bukan penyakit baru, tapi setiap tahun kita seperti tidak belajar. Saat musim hujan datang, baru panik. Padahal pola kejadiannya berulang dan bisa dipetakan,” ujar Damayanti, Sabtu (28/6/25).

Sebagai wakil rakyat dari Fraksi PKB, Damayanti mendorong Dinas Kesehatan untuk tidak hanya mengandalkan penanganan saat kasus melonjak, tetapi juga menyiapkan strategi edukasi dan pencegahan sejak jauh hari.

Ia menekankan pentingnya kampanye yang tidak bersifat insidental, tetapi menyasar perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan secara konsisten.

“Yang kita butuhkan bukan hanya fogging saat kasus naik, tapi perubahan pola pikir. Pencegahan itu mestinya menjadi kebiasaan, bukan sekadar reaksi,” tegasnya.

Namun Damayanti juga menggarisbawahi bahwa kesadaran kolektif warga merupakan fondasi utama dalam memutus rantai penyebaran nyamuk pembawa virus DBD. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian tanpa partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Lingkungan bersih itu tanggung jawab bersama. Pemerintah bisa menyemprot nyamuk, tapi kalau rumah dan halaman tidak terurus, percuma. Ini soal kemauan bersama,” tambahnya.

Ia kembali menekankan pentingnya penguatan Gerakan 3M Plus menguras, menutup, dan mendaur ulang yang menurutnya harus dijadikan bagian dari budaya hidup sehari-hari, bukan hanya jargon saat wabah meningkat.

Menurut Damayanti, lonjakan kasus DBD tahun ini seharusnya menjadi peringatan keras agar semua pihak segera berbenah dan mulai membangun sistem pencegahan yang melibatkan komunitas secara aktif.

“Setiap tahun kita menghadapi siklus yang sama, tapi kesiapannya selalu lambat. Kita tidak bisa terus seperti ini. Keselamatan warga ada di tangan kita semua,” pungkasnya.(ADV)

Previous Post

Minim Inisiatif Daerah, Syarifatul Desak Pemkab Berau Lebih Proaktif Jalankan Program Sekolah Rakyat

Next Post

Silpa Rp2,5 Triliun Jadi Cermin Ketidakefisienan, Damayanti Desak Reformasi Tata Kelola Anggaran Kaltim

Next Post
Silpa Rp2,5 Triliun Jadi Cermin Ketidakefisienan, Damayanti Desak Reformasi Tata Kelola Anggaran Kaltim

Silpa Rp2,5 Triliun Jadi Cermin Ketidakefisienan, Damayanti Desak Reformasi Tata Kelola Anggaran Kaltim

Kelurahan Baru Perkuat Pelayanan Publik Lewat Literasi dan Administrasi

Kelurahan Baru Perkuat Pelayanan Publik Lewat Literasi dan Administrasi

DPPR Kukar Kebut Pendataan Aset Daerah untuk Dukung Sertifikasi

DPPR Kukar Kebut Pendataan Aset Daerah untuk Dukung Sertifikasi


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

183977
Users Today : 380
Users Yesterday : 453
Views Today : 2711
Total views : 496962
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.216.217

Recent News

Pemprov Kaltim Lakukan Penyesuaian Tenaga Outsourcing Seiring Turunnya APBD 2026

Disorot Publik, Seno Aji Paparkan Rincian Anggaran Rujab dan Mekanismenya

3 April 2026
Efisiensi Dinilai Tak Transparan, Fatimah Asyari Angkat Suara soal Pokir DPRD Kaltim

Efisiensi Dinilai Tak Transparan, Fatimah Asyari Angkat Suara soal Pokir DPRD Kaltim

2 April 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In