Tuesday, May 26, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Sigit Wibowo Desak Penindakan Tegas Beras Oplosan: “Negara Tak Boleh Diam”

eksistensi.id by eksistensi.id
16 July 2025
0 0
Sigit Wibowo Desak Penindakan Tegas Beras Oplosan: “Negara Tak Boleh Diam”
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bagikan

Eksistensi.id, Samarinda – Fenomena peredaran beras oplosan yang meresahkan masyarakat memicu sorotan tajam dari Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sigit Wibowo.

Legislator dari Fraksi PAN ini menilai praktik pengoplosan beras sebagai bentuk kejahatan terorganisir yang merugikan konsumen dan mengganggu stabilitas pasar.

“Beras oplosan ini bukan sekadar penipuan, tapi kejahatan sistematis. Negara tidak boleh membiarkan rakyat menjadi korban,” tegas Sigit, Rabu (16/7/25).

Ia menyoroti lemahnya pengawasan sebagai celah yang dimanfaatkan oknum untuk memasarkan beras kualitas rendah dengan label premium.

Praktik ini, lanjut Sigit, menyerupai pengoplosan bahan bakar yang marak karena minimnya kontrol dari hulu ke hilir.

“Pengawasan yang longgar menyebabkan pelanggaran tak terbendung. Masyarakat selalu jadi pihak paling dirugikan,” ujarnya.

Pernyataan Sigit disampaikan menyusul laporan Kementerian Pertanian terkait 212 merek beras tidak layak edar yang ditemukan Satgas Pangan. Temuan ini telah dilaporkan kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Modus yang ditemukan antara lain pengemasan beras kualitas rendah dalam karung berlabel premium serta ketidaksesuaian berat bersih produk. Menurut Sigit, tampilan kemasan yang meyakinkan seringkali mengecoh konsumen.

“Label lima kilogram, tapi isinya kurang. Kemasan bagus tapi isinya tak layak. Ini penipuan terang-terangan,” katanya.

Menanggapi situasi ini, Sigit mendorong pengawasan ketat dari proses produksi di petani, pengemasan, distribusi, hingga penjualan di toko modern dan pasar tradisional.

Ia juga menekankan perlunya inspeksi rutin serta penindakan cepat tanpa menunggu kasus viral di media sosial.

“Kalau terbukti curang, jangan ragu beri sanksi tegas. Inspeksi mendadak harus rutin dilakukan,” tuturnya.

Lebih jauh, Sigit mengingatkan bahwa praktik curang ini bisa berdampak besar terhadap harga pasar, kesehatan konsumen, dan kerugian ekonomi masyarakat.

Ia juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan distribusi pangan, serta mendesak pemerintah untuk menyediakan kanal aduan yang mudah dan cepat diakses.

“Laporkan jika menemukan kejanggalan, dan pemerintah wajib merespons cepat. Jangan biarkan rakyat berjalan sendiri,” tegasnya.

Sigit menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa perlindungan konsumen, terutama dari kalangan menengah ke bawah, harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan pangan nasional.(ADV)

Previous Post

Sigit Wibowo Kritik Birokrasi Lamban: Digital Sudah Canggih, Layanan Publik Masih Rumit

Next Post

Fadly Imawan Dorong Digitalisasi Budaya sebagai Strategi Ekonomi Daerah

Next Post
Fadly Imawan Dorong Digitalisasi Budaya sebagai Strategi Ekonomi Daerah

Fadly Imawan Dorong Digitalisasi Budaya sebagai Strategi Ekonomi Daerah

Desa Loa Duri Ulu Gelar Musrenbangdes 2026, Warga Diajak Aktif Tentukan Arah Pembangunan

Desa Loa Duri Ulu Gelar Musrenbangdes 2026, Warga Diajak Aktif Tentukan Arah Pembangunan

Petani Maluhu Hadapi Serangan Monyet Liar di Lahan Sayur

Petani Maluhu Hadapi Serangan Monyet Liar di Lahan Sayur


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

203962
Users Today : 292
Users Yesterday : 411
Views Today : 2009
Total views : 535568
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.217.46

Recent News

Pasar Segiri Akan Direvitalisasi, DPRD Samarinda Ingatkan Tak Ganggu Program Prioritas Kota

Pasar Segiri Akan Direvitalisasi, DPRD Samarinda Ingatkan Tak Ganggu Program Prioritas Kota

23 May 2026
Kehadiran Kafe dan Wahana di Tepian Mahakam Dinilai Hidupkan Kawasan Tepi Sungai

Kehadiran Kafe dan Wahana di Tepian Mahakam Dinilai Hidupkan Kawasan Tepi Sungai

23 May 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In