Monday, May 25, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

DPRD Kaltim Soroti Ketimpangan SDM dan Infrastruktur, Program Makan Bergizi Gratis Terancam Jalan di Tempat

eksistensi.id by eksistensi.id
23 July 2025
0 0
DPRD Kaltim Soroti Ketimpangan SDM dan Infrastruktur, Program Makan Bergizi Gratis Terancam Jalan di Tempat
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bagikan

Eksistensi.id, Samarinda — Program nasional Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto berpotensi mengalami kendala serius di lapangan.

Meski pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus digenjot, belum meratanya ketersediaan tenaga Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) membuat pelaksanaan layanan dapur gizi terhambat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Darlis Pattalongi. Ia menegaskan, tidak akan ada pelayanan gizi yang efektif tanpa kehadiran personel SPPI yang memadai di setiap unit SPPG.

“Dapur gizi tidak akan bisa beroperasi tanpa SPPI. Mereka yang menjalankan operasional, memastikan kualitas gizi, dan juga mengelola laporan. Ini elemen krusial, bukan pendukung pelengkap,” ujar Darlis, Rabu (23/7/25).

Darlis mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang merekrut puluhan ribu sarjana dan melatih mereka di Universitas Pertahanan (Unhan).

Namun ia mengingatkan, kecepatan pelatihan dan distribusi SPPI ke daerah akan sangat menentukan keberhasilan program MBG secara keseluruhan.

Menurutnya, pembangunan satu unit dapur gizi membutuhkan investasi besar, namun akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan kesiapan tenaga pengelolanya.

“Saya dapat informasi, biaya satu dapur bisa mencapai Rp800 juta hanya untuk peralatan, belum termasuk gedung. Tapi kalau tidak ada SPPI yang bertugas, itu semua hanya jadi aset tidur,” jelas legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Ia menjelaskan, setiap unit SPPG minimal membutuhkan tiga peran kunci dalam struktur SPPI yaitu kepala satuan, ahli gizi, dan akuntan. Tanpa ketiganya, dapur gizi tak dapat berjalan sesuai standar dan tidak akan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Banyak yang sudah bangun dapur, investasinya sudah jalan, tapi kegiatan belum bisa dimulai karena SPPI belum tersedia. Ini ironi yang harus segera diatasi,” imbuhnya.

Darlis pun menyerukan agar BGN menyusun strategi percepatan distribusi tenaga SPPI ke seluruh wilayah, terutama di luar Pulau Jawa.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program MBG bukan hanya soal infrastruktur, tapi tentang keterpaduan antara fisik, SDM, dan sistem layanan.

“Kalau kita ingin program ini berdampak luas, maka bukan jumlah dapur yang jadi tolak ukur, tapi seberapa banyak yang benar-benar beroperasi dan memberi manfaat langsung. Kuncinya ada pada SDM,” pungkasnya.(ADV)

Penulis : Nurfa | Editor : Redaksi

Previous Post

Pembangunan 350 SPPG di Kaltim Terancam Mandek, DPRD Soroti Minimnya Insentif bagi Swasta

Next Post

Program Penguatan Peran Guru Ngaji Dinilai Jadi Fondasi Pembangunan Manusia di Kukar

Next Post
Program Penguatan Peran Guru Ngaji Dinilai Jadi Fondasi Pembangunan Manusia di Kukar

Program Penguatan Peran Guru Ngaji Dinilai Jadi Fondasi Pembangunan Manusia di Kukar

Program Ternak Lestari Jadi Model Ekonomi Mikro Desa, DPRD Kaltim Dorong Replikasi di Wilayah Lain

Program Ternak Lestari Jadi Model Ekonomi Mikro Desa, DPRD Kaltim Dorong Replikasi di Wilayah Lain

Sistem Pelayanan Publik Dinilai Ketinggalan Zaman, DPRD Kaltim: Masyarakat Dipaksa Tertib, Tapi Sistemnya Tidak Siap

Sistem Pelayanan Publik Dinilai Ketinggalan Zaman, DPRD Kaltim: Masyarakat Dipaksa Tertib, Tapi Sistemnya Tidak Siap


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

203622
Users Today : 363
Users Yesterday : 430
Views Today : 1152
Total views : 532923
Who's Online : 4
Your IP Address : 216.73.217.46

Recent News

Pasar Segiri Akan Direvitalisasi, DPRD Samarinda Ingatkan Tak Ganggu Program Prioritas Kota

Pasar Segiri Akan Direvitalisasi, DPRD Samarinda Ingatkan Tak Ganggu Program Prioritas Kota

23 May 2026
Kehadiran Kafe dan Wahana di Tepian Mahakam Dinilai Hidupkan Kawasan Tepi Sungai

Kehadiran Kafe dan Wahana di Tepian Mahakam Dinilai Hidupkan Kawasan Tepi Sungai

23 May 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In