Eksistensi.id, Samarinda — Jagat media sosial kembali diramaikan dengan kabar dugaan pencabulan yang diduga melibatkan seorang kader partai politik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Informasi tersebut mencuat setelah identitas perempuan berinisial YA, warga Sangatta, Kutai Timur, disebut sebagai korban dalam unggahan yang beredar luas.
Isu ini kemudian viral di berbagai platform, khususnya Instagram, di mana ribuan komentar bermunculan dalam waktu singkat. Warganet memberikan reaksi beragam mulai dari kecaman terhadap dugaan perbuatan tidak senonoh hingga dorongan moral bagi pihak yang dikabarkan menjadi korban.
Menyikapi ramainya pemberitaan tersebut, Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, turut menyampaikan sikapnya.
Ia secara terbuka memberikan pembelaan terhadap DR, sosok yang disangkutkan dalam tuduhan itu, sekaligus menegaskan hubungan dekatnya dengan yang bersangkutan.
“Setelah melihat isu yang beredar, saya langsung berkomunikasi dengan beliau untuk meminta klarifikasi. DR dengan tegas menyampaikan bahwa ia tidak mengetahui dan tidak pernah terlibat dalam tindakan seperti yang dituduhkan,” ujar Husni.
Husni juga mengungkapkan bahwa DR telah berinisiatif mendatangi Polda Kaltim di Balikpapan guna membuat laporan tandingan. Langkah hukum tersebut diambil karena tudingan yang tersebar dianggap dapat merusak nama baik pribadi maupun keluarga.
“Beliau menyadari bahwa risiko semacam ini sering muncul ketika seseorang aktif dalam kegiatan masyarakat atau organisasi. Meski begitu, ia tetap siap mengikuti prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, publik masih menunggu perkembangan terbaru dari kasus yang tengah menjadi sorotan besar di Kalimantan Timur tersebut.
(Adv/DprdKaltim)








Users Today : 78
Users Yesterday : 660
Views Today : 187
Total views : 473677
Who's Online : 2
