Eksistensi.id, Samarinda — Kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan Ir Sutami akibat aktivitas pergudangan menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Relokasi ke kawasan Palaran dinilai sebagai solusi untuk mengurai kemacetan sekaligus memperbaiki sistem distribusi logistik.
Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menyatakan pemindahan kawasan pergudangan dapat dilakukan selama seluruh kesiapan pendukung telah dipenuhi, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapan pelaku usaha.
“Kalau seluruh persiapan sudah matang, pemindahan ini tidak akan menjadi persoalan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, kawasan pergudangan di Jalan Ir Sutami masih beroperasi, namun tidak lagi mampu menampung peningkatan aktivitas logistik yang terus berkembang. Aktivitas bongkar muat serta parkir kendaraan angkutan berat dinilai menjadi pemicu utama kemacetan di jalur tersebut.
“Ini jalur utama, sehingga aktivitas pergudangan di sana cukup mengganggu kelancaran lalu lintas,” katanya.
Ronal menilai kawasan Palaran lebih layak dikembangkan sebagai pusat pergudangan baru karena memiliki posisi yang lebih mendukung alur distribusi barang, terutama dari pelabuhan ke wilayah distribusi lainnya.
“Kalau sudah ada kesepakatan, pemindahan ke Palaran memang lebih tepat,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa proses relokasi harus dirancang secara bertahap dan terukur. Tahapan transisi dinilai penting agar aktivitas usaha tidak terganggu selama proses pemindahan berlangsung.
“Transisi harus dipersiapkan dengan baik supaya kegiatan usaha tetap berjalan,” tegasnya.(Adv/NFD)







Users Today : 344
Users Yesterday : 239
Views Today : 468
Total views : 513420
Who's Online : 1
