Eksistensi.id, Samarinda – Perkembangan teknologi informasi mendorong perubahan cara masyarakat dalam mengakses pengetahuan. Di tengah meningkatnya penggunaan perangkat digital, transformasi layanan perpustakaan berbasis digital dinilai menjadi kebutuhan agar budaya literasi tetap tumbuh dan masyarakat dapat memperoleh bahan bacaan dengan lebih mudah, cepat, serta menjangkau berbagai kalangan.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, mengatakan pengembangan perpustakaan digital merupakan langkah yang harus terus diperkuat sebagai bagian dari modernisasi layanan publik di bidang literasi.
Menurutnya, masyarakat kini tidak lagi harus datang ke perpustakaan untuk membaca buku karena koleksi dapat diakses melalui perangkat digital.
“Buku digital itu tidak harus menggunakan buku fisik. Masyarakat bisa membaca melalui handphone yang terkoneksi dengan website perpustakaan. Kami mendukung transformasi menuju layanan digital secara menyeluruh,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Novan menilai kehadiran perpustakaan digital dapat memperluas akses masyarakat terhadap sumber bacaan sekaligus menjadi solusi untuk meningkatkan minat baca di tengah perubahan gaya hidup yang semakin akrab dengan teknologi.
Ia menegaskan, transformasi tersebut bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat.
Selain mendorong digitalisasi layanan, Komisi IV DPRD Samarinda juga meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus memperluas gerakan literasi hingga ke lingkungan masyarakat.
Menurutnya, budaya membaca harus dibangun pada seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di kalangan pelajar maupun mahasiswa.
“Minat baca bukan hanya untuk anak-anak sekolah atau mahasiswa. Semua masyarakat harus didorong agar gemar membaca,” katanya.
Untuk memperluas jangkauan program literasi, Novan mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat, seperti PKK, Posyandu, kecamatan, kelurahan, hingga organisasi kemasyarakatan lainnya.
“Sinergi tersebut akan memperkuat pemanfaatan perpustakaan digital sekaligus menumbuhkan budaya membaca yang berkelanjutan di Kota Samarinda,” terangnya.
Ia berharap transformasi perpustakaan digital dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kemudahan akses terhadap ilmu pengetahuan dan informasi.(adv)





Users Today : 161
Users Yesterday : 304
Views Today : 770
Total views : 583020
Who's Online : 4
