Eksistensi.id, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, meminta pemerintah daerah memperkuat upaya pencegahan HIV dan tuberkulosis (TB), tidak hanya menangani pasien yang telah terpapar.
Ia menilai strategi preventif perlu diperluas melalui keterlibatan berbagai sektor.
Ismail mengatakan Dinas Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri dalam menekan penyebaran penyakit menular. Peran organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga pemuka agama dibutuhkan agar edukasi pencegahan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Kalau berbicara TB dan HIV, penanganannya tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Kolaborasi lintas sektor harus diperkuat, termasuk dengan tokoh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ismail, lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun pemahaman sejak usia remaja.
Materi mengenai pencegahan penyakit menular, kata dia, perlu diberikan secara tepat agar anak-anak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai risiko serta cara menjaga kesehatan.
“Kalau sasarannya anak usia remaja dan sekolah, tentu Dinas Pendidikan harus dilibatkan. Edukasi mengenai TB dan HIV perlu masuk dalam pembelajaran,” katanya.
Ia menyebut data yang diterimanya dari Dinas Kesehatan menunjukkan kasus HIV di Samarinda telah mencapai sekitar 4.000 kasus. Sebagian pasien telah menjalani terapi antiretroviral (ARV), sementara sebagian lainnya belum mendapatkan pengobatan.
Ismail mengingatkan kondisi tersebut perlu ditangani serius karena terapi HIV membutuhkan pengobatan jangka panjang. Pencegahan kasus baru dinilai penting untuk menekan beban pembiayaan kesehatan yang harus ditanggung pemerintah.
Karena itu, ia mendorong pemerintah menyusun kebijakan yang memperkuat langkah promotif dan preventif sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan edukasi yang memadai.
Di sisi lain, Ismail meminta stigma terhadap penderita HIV dihentikan agar mereka tidak takut menjalani pengobatan.
“Jangan ada bullying atau stigma negatif. Mereka juga ingin hidup normal. Yang penting kita membantu agar mereka mau berobat dan mencegah penularan,” tegasnya.(adv)









Users Today : 31
Users Yesterday : 235
Views Today : 385
Total views : 602628
Who's Online : 1
