Wednesday, October 14, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Dinkes Kutim: Anak-anak, Ibu Hamil, dan Lansia Perlu Perlindungan dari Polusi

Dita Redaksi by Dita Redaksi
10 October 2026
0 0
Dinkes Kutim: Anak-anak, Ibu Hamil, dan Lansia Perlu Perlindungan dari Polusi
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bagikan

Eksistensi.Id, KUTIM – Bayi, balita, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta penderita gangguan pernapasan dan kardiovaskular menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus saat kualitas udara memburuk.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengingatkan pentingnya perlindungan kesehatan di tengah potensi paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinkes Kutim, Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan langkah perlindungan perlu mempertimbangkan perubahan kualitas udara. Kondisi yang sempat membaik belum tentu bertahan apabila asap kebakaran kembali meningkat.

“Kalau beberapa hari sempat hujan, kemudian kualitas udara kita pantau dan aman, tetapi tiga hari kemudian memburuk lagi karena banyak asap, artinya perlindungan tetap harus diberlakukan, khususnya bagi usia rentan,” ujar Yuwana, Sabtu (10/10/26).

Ia menyebutkan, kelompok yang memerlukan perhatian khusus meliputi bayi dan balita, anak-anak, ibu hamil, serta lansia. Masyarakat dengan gangguan pada saluran pernapasan maupun sistem kardiovaskular juga perlu mewaspadai paparan polusi udara karena kondisi tersebut berpotensi memperburuk masalah kesehatan.

Menurut Yuwana, kualitas udara dapat berubah dalam waktu relatif singkat mengikuti kondisi cuaca dan peningkatan asap. Hujan yang membantu memperbaiki kualitas udara tidak menjamin kondisi tersebut akan tetap baik apabila kebakaran lahan kembali menghasilkan asap.

Karena itu, upaya perlindungan perlu mengikuti perkembangan kualitas udara, bukan hanya mengacu pada kondisi saat pemantauan sebelumnya menunjukkan hasil yang lebih baik. Langkah tersebut penting agar kelompok yang lebih rentan tidak luput dari perhatian ketika pencemaran meningkat.

Yuwana juga menjelaskan bahwa kualitas udara memiliki sejumlah kategori yang menggambarkan tingkat pencemaran dan risiko kesehatannya. Semakin buruk kondisi udara, semakin besar kebutuhan untuk menyesuaikan langkah perlindungan berdasarkan hasil pemantauan.

Dinkes Kutim mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi udara, terutama ketika asap karhutla kembali meningkat.

“Kewaspadaan terhadap kelompok rentan menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kesehatan selama pencemaran udara masih berpotensi terjadi,” tandasnya.(adv/Kutim/Nurfa)

 

Previous Post

Helmi Abdullah Soroti Kuota Pertalite Kaltim, Minta Tambahan Pasokan Segera Direalisasikan

Next Post

Dinkes Kutim Ingatkan Risiko Polusi Ekstrem, Seluruh Warga Diminta Berlindung

Next Post

Dinkes Kutim Ingatkan Risiko Polusi Ekstrem, Seluruh Warga Diminta Berlindung

Temuan HIV di Samarinda Mendekati 400, Novan Dorong Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Pasien

Temuan HIV di Samarinda Mendekati 400, Novan Dorong Penguatan Pencegahan dan Perlindungan Pasien

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran, DPRD Samarinda Minta Warga Lebih Waspada

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran, DPRD Samarinda Minta Warga Lebih Waspada


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

263030
Users Today : 18
Users Yesterday : 411
Views Today : 162
Total views : 645823
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.106

Recent News

HUT ke-27 Kutim, 61 Ribu Peserta Deklarasikan Komitmen Antinarkoba

HUT ke-27 Kutim, 61 Ribu Peserta Deklarasikan Komitmen Antinarkoba

13 October 2026
HUT ke-27 Kutim Mengusung Tema Kutai Timur Berdaya, Tumbuh Bersama

HUT ke-27 Kutim Mengusung Tema Kutai Timur Berdaya, Tumbuh Bersama

13 October 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In