Eksistensi.id, KUTIM – Pemanfaatan program bantuan Rukun Tetangga (RT) di Desa Sangatta Utara turut diarahkan untuk mendukung keamanan lingkungan. Salah satunya melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik permukiman warga.
Program bantuan tersebut dialokasikan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sebesar Rp250 juta per RT setiap tahun. Anggaran tidak diserahkan secara tunai kepada pengurus RT, melainkan dikelola pemerintah desa atau kelurahan melalui kegiatan pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat. Pencairannya dilakukan secara bertahap dalam dua tahap.
Kepala Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Mulyanti, mengatakan fasilitas keamanan menjadi salah satu kebutuhan yang dapat dipenuhi melalui pemanfaatan program di tingkat RT. Kehadiran CCTV dinilai memberikan fasilitas tambahan bagi masyarakat untuk membantu memantau kondisi lingkungan.
“Pemanfaatan dana desa ini luar biasa masyarakat punya CCTV untuk keamanan. Jadi sangat bermanfaat,” kata Mulyanti saat ditemui.
Menurut Mulyanti, kamera pengawas tersebut dipasang pada sejumlah titik yang menjadi akses keluar-masuk warga, seperti pertigaan dan perempatan jalan. Penempatan itu disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan masing-masing.
“Ya dipasang di pertigaan dan perempatan jalan,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan setiap RT tidak selalu sama. Sebagian lingkungan dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur, sementara RT lainnya melihat sarana keamanan sebagai kebutuhan yang perlu didahulukan.
Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam menentukan pemanfaatan program menjadi bagian penting. Usulan yang disampaikan melalui musyawarah desa menjadi dasar untuk melihat kebutuhan yang dianggap paling diperlukan di masing-masing lingkungan.
“Ya, saat musdes mereka mengusulkan kebutuhan yang sangat penting di desa masing-masing,” tutupnya.
Mulyanti menambahkan, keberadaan CCTV bukan untuk menggantikan peran masyarakat dalam menjaga keamanan. Fasilitas tersebut menjadi sarana pendukung agar warga dapat melakukan pemantauan terhadap aktivitas di sekitar kawasan permukiman.
“Dengan pemanfaatan yang disesuaikan kebutuhan, program berbasis RT diharapkan dapat menghadirkan fasilitas yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam mendukung keamanan lingkungan,” tandasnya.(Adv/Kutim/Nurfa)










Users Today : 51
Users Yesterday : 273
Views Today : 118
Total views : 625605
Who's Online : 1
