Wednesday, October 7, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Warga Jadi Mata dan Telinga Kesehatan

Redaksi Eksistensi by Redaksi Eksistensi
7 October 2026
0 0
DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Warga Jadi Mata dan Telinga Kesehatan
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bagikan

Eksistensi.id Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Harminsyah, mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan.

Menurutnya, warga dapat menjadi bagian penting dalam menemukan indikasi persoalan kesehatan sejak awal sebelum berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas.

Harminsyah menilai masyarakat memiliki keunggulan karena berada dan beraktivitas langsung di lingkungan masing-masing setiap hari. Kondisi tersebut membuat warga lebih mudah mengenali perubahan atau kejadian yang tidak biasa di sekitarnya.

“Orang-orang yang berada di lingkungan tersebut biasanya lebih cepat mengetahui ketika ada kondisi yang tidak biasa. Informasi itu penting agar bisa segera diteruskan dan ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang,” ujarnya, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, keterlibatan tersebut tidak hanya berasal dari masyarakat secara umum. Tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun organisasi sosial juga dapat mengambil peran sebagai penghubung antara warga dengan pemerintah maupun tenaga kesehatan.

Ia mengatakan penguatan pendekatan kesehatan berbasis masyarakat perlu menjadi bagian dari pembangunan kesehatan di daerah. Semakin banyak unsur yang terlibat, semakin besar pula peluang berbagai persoalan dapat diketahui dan ditangani sebelum menjadi lebih serius.

Harminsyah juga menilai upaya menjaga kesehatan perlu mengedepankan langkah pencegahan. Pemerintah tidak cukup hanya bergerak ketika suatu persoalan sudah muncul, tetapi perlu membangun sistem yang mampu mengantisipasi potensi masalah sejak tahap awal.

“Ke depan, pembangunan kesehatan harus lebih banyak diarahkan pada pencegahan. Jaringan sosial yang sudah terbentuk di masyarakat perlu dimanfaatkan untuk membantu mendeteksi dan mengantisipasi berbagai persoalan sejak dini,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari tingkat kepedulian masyarakat. Warga yang aktif memperhatikan kondisi lingkungan dan saling mengingatkan dinilai dapat membantu mempercepat penyampaian informasi ketika ditemukan potensi gangguan kesehatan.

“Jika masyarakat ikut terlibat, maka berbagai potensi masalah bisa teridentifikasi lebih awal. Dengan begitu, langkah penanganan dapat dilakukan sebelum persoalan berkembang dan berdampak lebih luas,” tegasnya.

Harminsyah menekankan bahwa pembangunan sistem kesehatan yang kuat membutuhkan lebih dari sekadar fasilitas pelayanan dan kebijakan pemerintah. Kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kondisi sekitar, serta melaporkan potensi persoalan juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat.

Karena itu, ia mendorong kerja sama antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan warga terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan kesehatan di Samarinda diharapkan semakin cepat merespons persoalan dan lebih mengutamakan pencegahan.

Penulis : REZKY
Editor : redaksi

Previous Post

Terowongan Samarinda Belum Beroperasi, DPRD Minta PUPR Paparkan Kendala SLF


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

260605
Users Today : 363
Users Yesterday : 422
Views Today : 740
Total views : 637112
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.101

Recent News

DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Warga Jadi Mata dan Telinga Kesehatan

DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Warga Jadi Mata dan Telinga Kesehatan

7 October 2026
Terowongan Samarinda Belum Beroperasi, DPRD Minta PUPR Paparkan Kendala SLF

Terowongan Samarinda Belum Beroperasi, DPRD Minta PUPR Paparkan Kendala SLF

7 October 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In