Tuesday, May 26, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

Abdul Giaz: Pendidikan di Kaltim Harus Berbasis Kearifan Lokal dan Inklusif bagi Semua

eksistensi.id by eksistensi.id
21 July 2025
0 0
Abdul Giaz: Pendidikan di Kaltim Harus Berbasis Kearifan Lokal dan Inklusif bagi Semua
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bagikan

Eksistensi.id, Samarinda – Legislator Kalimantan Timur, Abdul Giaz, menegaskan pentingnya sistem pendidikan yang mengakar pada kearifan lokal dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat di daerah.

Ia menyebut pendekatan pendidikan yang seragam tak lagi memadai bagi wilayah sekompleks Kalimantan Timur.

Menurut politisi dari Fraksi PAN-NasDem tersebut, tantangan pendidikan di Kaltim tidak bisa dipukul rata. Beragamnya kondisi geografis, sosial, dan ekonomi antardaerah menuntut kebijakan yang fleksibel dan relevan dengan karakter lokal.

“Kita harus memberi ruang lebih besar bagi daerah untuk menentukan arah kebijakan pendidikannya sendiri. Otonomi daerah bukan hanya soal anggaran, tapi juga soal keberanian menyusun sistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya,” ujar Abdul Giaz, Senin (21/7/25).

Ia menyoroti sejumlah masalah mendasar yang masih dihadapi, seperti keterbatasan akses pendidikan di wilayah tertinggal, kualitas pembelajaran yang belum merata, serta beban biaya pendidikan yang masih dirasakan berat oleh kelompok berpenghasilan rendah.

Selain akses dan kualitas, Abdul Giaz juga memberi perhatian khusus terhadap inklusivitas dalam sistem pendidikan. Ia mendorong agar pendekatan terhadap anak berkebutuhan khusus, wilayah terpencil, serta masyarakat adat benar-benar masuk dalam desain kebijakan pendidikan di Kaltim.

“Inklusi itu bukan bonus, tapi kewajiban. Anak-anak di wilayah terluar, mereka yang memiliki keterbatasan fisik, atau berasal dari komunitas adat, semua harus mendapat perlakuan adil dalam sistem pendidikan kita,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia menyoroti pentingnya pelibatan komunitas lokal dalam merancang kebijakan pendidikan, mulai dari komite sekolah, tokoh masyarakat, hingga lembaga adat.

“Kalau kita bicara pendidikan berbasis lokal, maka aktor-aktornya juga harus dari lokal. Mereka paham konteks, paham tantangan, dan tahu apa yang dibutuhkan,” katanya.

Abdul Giaz juga menyampaikan harapannya agar kebijakan pendidikan di Kaltim tidak berhenti pada peningkatan angka partisipasi, tetapi juga diarahkan untuk membangun manusia yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Ia menyebut pendidikan harus menjadi alat utama membentuk masa depan yang lebih adil dan berkeadaban.

“Yang kita butuhkan adalah sistem pendidikan yang adil, adaptif, dan mampu melindungi semua anak-anak Kaltim, dari kota hingga pelosok, dari yang berkebutuhan khusus sampai yang tinggal di pesisir,” pungkasnya.(ADV)

Previous Post

Fuad Fakhruddin Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan dan Minimnya Dukungan bagi Disabilitas di Kaltim

Next Post

Sulasih: Sistem Pendidikan Kaltim Harus Dirombak Total demi Keadilan dan Relevansi Zaman

Next Post
Sulasih: Sistem Pendidikan Kaltim Harus Dirombak Total demi Keadilan dan Relevansi Zaman

Sulasih: Sistem Pendidikan Kaltim Harus Dirombak Total demi Keadilan dan Relevansi Zaman

Ketimpangan dan Kualitas Pendidikan Jadi Sorotan Fraksi PDIP dalam Pembahasan Raperda Pendidikan Kaltim

Ketimpangan dan Kualitas Pendidikan Jadi Sorotan Fraksi PDIP dalam Pembahasan Raperda Pendidikan Kaltim

Soroti Representasi Pemerintahan, Legislator Perempuan Kaltim Kritik Ketidakhadiran Gubernur di Paripurna

Soroti Representasi Pemerintahan, Legislator Perempuan Kaltim Kritik Ketidakhadiran Gubernur di Paripurna


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

204006
Users Today : 336
Users Yesterday : 411
Views Today : 2297
Total views : 535856
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.217.46

Recent News

Pasar Segiri Akan Direvitalisasi, DPRD Samarinda Ingatkan Tak Ganggu Program Prioritas Kota

Pasar Segiri Akan Direvitalisasi, DPRD Samarinda Ingatkan Tak Ganggu Program Prioritas Kota

23 May 2026
Kehadiran Kafe dan Wahana di Tepian Mahakam Dinilai Hidupkan Kawasan Tepi Sungai

Kehadiran Kafe dan Wahana di Tepian Mahakam Dinilai Hidupkan Kawasan Tepi Sungai

23 May 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In